Sumbar Targetkan Produksi Padi 1,5 Juta Ton Tahun Ini

- Kamis, 20 Januari 2022 | 16:45 WIB
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy menghadiri panen raya bersama KUB Gerakan Pemuda Batang Tarusan dan Pondok Pesantren Iqra di Barung-Barung Balantai, Pessel pada Kamis (20/1/22).
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy menghadiri panen raya bersama KUB Gerakan Pemuda Batang Tarusan dan Pondok Pesantren Iqra di Barung-Barung Balantai, Pessel pada Kamis (20/1/22).

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Sumbar sebagai salah satu dari 17 provinsi penyangga padi nasional, memegang amanah dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan. Mendukung program ini, Sumbar ditargetkan untuk dapat memproduksi 1.542.893 ton pada tahun 2022.

Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, dalam kesempatan menghadiri panen raya bersama KUB Gerakan Pemuda Batang Tarusan dan Pondok Pesantren Iqra di Barung-Barung Balantai, Pessel pada Kamis (20/1/22).

Baca Juga: Gubernur Sumbar Ikuti Kegiatan Gerakan Percepatan Tanam Padi di Padang Pariaman

Wagub mengatakan, untuk mencapai target tanam yang cukup berat ini, pemerintah daerah bersama kelompok tani terus berupaya untuk mendorong produksi pertanian secara optimal. Diantaranya melalui perbaikan jaringan irigasi, pembuatan embung, mencetak sawah baru dan berbagai upaya lainnya.

"Dengan begitu, kita berharap dapat meningkatkan luas tambah tanam, serta berdampak pada peningkatan produksi padi di Sumatera Barat," terang wagub.

Baca Juga: Asuransi Usaha Tani Padi Jadi Solusi Gagal Panen

Disamping itu, pemerintah pusat juga membantu petani dengan berbagai jenis peralatan dan mesin pertanian, baik untuk pra tanam, panen, maupun pasca panen, dengan tujuan dapat mempercepat proses pengolahan tanah dan pasca panen, serta antisipasi berkurangnya tenaga kerja di lapangan.

Dalam upaya peningkatan produktivitas pertanian itu, Audy melanjutkan, penggunaan pupuk berimbang sesuai rekomendasi dan peningkatan penggunaan benih bermutu di tingkat petani juga harus menjadi perhatian.

"Penggunaan pupuk secara berimbang dan benih bermutu, serta penerapan teknologi pertanian tepat guna sesuai lokasi juga harus diperhatikan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sosok Murat Ulker Orang Terkaya di Turki

Rabu, 25 Mei 2022 | 19:58 WIB

Simak Begini Sejarah Saham MTEL

Selasa, 24 Mei 2022 | 14:33 WIB

Begini Proses dan Cara Kerja Buyback Saham

Selasa, 24 Mei 2022 | 12:28 WIB
X