Analis India : JustDial Berhenti Mencoba Mengalahkan Google

- Kamis, 20 Januari 2022 | 20:51 WIB
JustDial (Ghina Atika)
JustDial (Ghina Atika)

JustDial adalah perusahaan teknologi internet India yang menyediakan pencarian lokal untuk berbagai layanan di India melalui telepon, situs web, dan aplikasi seluler. Didirikan pada tahun 1996 oleh VSS Mani, perusahaan ini berkantor pusat di Mumbai, India.

Beberapa waktu lalu di India banyak bisnis digital yang mulai pulih dari krisis yang diakibatkan Covid-19. Namun, nampaknya JustDial hanya diam di tempat. Menurut ahli hal ini dikarenakan JustDial mencoba untuk menjadi seperti Google padahal tidak memiliki sumber daya yang mumpuni.

JustDial menjadi perhatian karena pendapatannya di kuartal Oktober-Desember tahun lalu. Biasanya waktu tersebut cukup menarik pelanggan untuk berbelanja secara online karena bertepatan dengan waktu Natal dan perayaan Diwali di India.

Namun, pendapatan JustDial cukup mengejutkan karena saham mereka turun sebanyak 3%. Penurunan ini terjadi ketika JustDial menawarkan pelayanan yang dapat dijual secara online. Dari layanan penjualan tiket pesawat hingga makanan serta kecantikan dan pengiriman di rumah tersedia di platform JustDial.

Pengamat pasar berpendapat bahwa menjadi jack of all trades tidak cocok untuk perusahaan JustDial yang sudah bergerak selama 26 tahun. JustDial saat ini menawarkan 14 layanan yang berbeda dan bersaing dengan banyak bisnis digital baru. Bisnis digital baru ini rata-rata mudah dikenali dan diingat banyak orang. Beberapa contoh termasuk Paytm, BharatPe, Google Pay, PhonePe dan lainnya untuk bisnis pembayaran/fintech, BigBasket untuk bisnis pengiriman bahan makanan, Zomato dan Swiggy untuk bisnis pengiriman makanan, dan Urban Company untuk layanan vertikal di rumah.

JustDial memang bisnis penemuan yang luar biasa, namun hanya vendor professional yang bisa mendaftar dan memberikan layanan di sana. Hal ini tidak menguntungkan perusahaan JustDial. Google pun juga sama, sudah memberikan bisnis penemuan layanan dan merupakan pesaing berat bagi JustDial.

Baca Juga: Jumat dan Sabtu Nanti, 1 Juta Umat Hindu India Ritual di Sungai Gangga

Penurunan pendapatan JustDial akhir-akhir ini bisa disebabkan oleh perubahan dalam manajemen perusahaan setelah akusisi Reliance Retail. Namun ini bukan penyebab utamanya, masih ada faktor lain yang mendukung penurunan pendapatan JustDial pada kuarter ketiga ini. JustDial adalah bentuk bisnis “tarik” sehingga harus mendekati pelanggan dan membuat mereka mulai membayar layanannya. Berbeda dengan Google dan bisnis digital lainnya yang mana pelanggan yang mendatangi mereka untuk mendapatkan layanannya.

Hal lainnya yang membuat kerugian dari JustDial adalah kegagal dari JD Mart yang merupakan bisnis e-commerce dari bisnis ke bisns (B2B) milik JustDial. JD Mart melakukan sesuatu yang subtansial dalam tiga kuartal terakhir yang semakin membuat orang-orang kecewa kepada JustDial. JD Mart bersaing dengan IndiaMart yang memiliki penghasilan lebih tinggi selama dua tahun terakhir. IndiaMart berfokus pada bisnis e-commerce B2B.

Halaman:

Editor: Ghina Atika

Sumber: Business Insider

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sosok Murat Ulker Orang Terkaya di Turki

Rabu, 25 Mei 2022 | 19:58 WIB

Simak Begini Sejarah Saham MTEL

Selasa, 24 Mei 2022 | 14:33 WIB

Begini Proses dan Cara Kerja Buyback Saham

Selasa, 24 Mei 2022 | 12:28 WIB
X