Lagi, Maskapai Ternama PHK 2.400 Pekerja

- Jumat, 11 September 2020 | 09:53 WIB

HARIANHALUAN.COM - Industri maskapai penerbangan global kembali menjadi korban 'keganasan' pandemi virus corona (Covid-19). Singapore Airlines (SIA) Group akan memangkas sekitar 4.300 pekerja dari tiga maskapai penerbangan yang menjadi anak usahanya sebagai upaya menangkal dampak Covid-19.
Tiga maskapai yang berada di bawah Grup ini yakni Singapore Airlines, SilkAir, dan Scoot.

Namun, jumlah karyawan yang terkena dampak dapat dikurangi menjadi sekitar 2.400. Dalam hal ini dikurangi dengan aturan seperti pembekuan perekrutan yang diterapkan pada Maret, skema pensiun dini untuk staf darat dan pilot, serta skema pembebasan sukarela untuk awak kabin.

"Secara kolektif, langkah-langkah ini memungkinkan Grup untuk menghilangkan sekitar 1.900 posisi," kata manajemen SIA pada Kamis (10/9/2020), dikutip dari Channel News Asia (CNA).

Pihak manajemen SIA menambahkan jika potensi PHK seluruh grup di Singapura dan di seluruh cabang di luar negeri SIA dapat dikurangi sekitar 2.400 orang.

"Diskusi telah dimulai dengan serikat pekerja kami yang berbasis di Singapura. Grup akan bekerjasama dengan mereka untuk menyelesaikan pengaturan secepat mungkin bagi mereka yang terkena dampak, dan mencoba untuk meminimalkan stres dan kecemasan pada orang-orang kami," lanjut maskapai ini.

Dalam rilis media, SIA Group mengatakan keputusan itu diambil sehubungan dengan upaya panjang dalam memulihkan bisnis maskapai penerbangan yang secara global dihantam dampak pandemi Covid-19.

Manajemen menambahkan, ada "kebutuhan mendesak" sehingga maskapai penerbangan kini harus beradaptasi mengingat masa depan industri penerbangan ke depan yang belum pasti di tengah belum selesainya pandemi.

SIA telah mengumumkan pada Maret bahwa mereka akan mengurangi kapasitas penerbangan hingga 50%. Meskipun begitu, maskapai ini tetap berharap terus beroperasi di bawah 50% dari kapasitasnya pada akhir tahun ini.

Tetapi SIA Group tetap berharap untuk terus beroperasi di bawah 50% dari kapasitasnya pada akhir tahun ini, dibandingkan dengan tingkat kapasitasnya sebelum pandemi.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Mendag Evaluasi HET Beras, Bakal Naik atau Turun?

Selasa, 19 Oktober 2021 | 08:11 WIB

Islam Dongkrak UMKM Sumbar

Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:33 WIB

Hari Ini Rupiah Kembali Melemah ke Rp 14.100/US$

Senin, 18 Oktober 2021 | 15:05 WIB

Harga Emas Antam Naik Seribu, Jadi Rp915.000/Gram

Senin, 18 Oktober 2021 | 09:56 WIB

Sumbar Lakukan Diversifikasi Produk Makanan Ringan IKM

Minggu, 17 Oktober 2021 | 13:59 WIB

Terpopuler

X