Kerugian Tahunan Cathay Pacific Menyempit Hanya $720 Juta

- Senin, 24 Januari 2022 | 22:32 WIB
Cathay Pacific (Ghina Atika)
Cathay Pacific (Ghina Atika)

Cathay Pacific mengatakan kerugian tahunannya untuk tahun lalu menyempit menjadi hanya HK$5,6 miliar (£530 juta; $720 juta) bahkan ketika Hong Kong tetap berada di bawah pembatasan perjalanan yang ketat akibat virus corona. Kerugian tahun ini  jauh lebih kecil dari kerugian tahun 2020 dan jauh lebih sedikit dari perkiraan analis.

Peningkatan pendapatan dari Cathay Pacific karena didorong oleh permintaan kargo yang kuat dan langkah-langkah pemotongan biaya. Namun, perusahaan Cathay Pacifi mengatakan mereka mengharapkan pendapatan mereka naik hingga HK$1,5 miliar per bulan mulai Februari setelah aturan karantina awak pesawat diperketat lagi.

Kepala eksekutif Cathay Pacific Augustus Tang dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa untuk sementara perjalanan penumpang masih bergantung pada kasus Covid-19. Namun karena permintaan kargo yang tinggi maka kerugian pun dapat tertutupi sedikit demi sedikit.

Maskapai ini memperkirakan akan melakukan pembukuan terhadap kerugian tahunan sebesar HK$5,6 miliar hingga HK$6,1 miliar untuk tahun 2021. Angka tersebut jauh lebih baik daripada ekspektasi pasar atas kerugian lebih dari HK$10 miliar serta kerugian HK$21,65 miliar yang terlihat pada tahun 2020.

Maskapai ini akan berfokus pada keadaan di masa depan, Cathay Pacific memperkirakan akan kehilangan antara HK$1 miliar hingga HK$1,5 miliar per bulan karena peraturan karantina awak pesawat yang lebih ketat. Hal ini membuat Cathay Pacific terpaksa untuk mengurangai kapasitas kargo dan penumpang yang dimuat di maskapainya. Cathay Pacific juga  mengatakan untuk bulan ini mengoperasikan sekitar 2% dari kapasitas penumpang pra-pandemi dan sekitar 20% dari kapasitas kargo pra-pandemi. Tang menyayangkan adanya pengurangan kapasitas yang berdampak pada bisnis Cathay Pacific. Pihaknya telah mengevaluasi langkah-langkah mengenai dampak potensial pada operasi dan biaya basis Cathay Pacific.

Baca Juga: Bawa Jenazah Bob Saget Pulang, John Mayer Sewa Pesawat Pribadi

Hong Kong, yang telah menerapkan strategi nol-Covid sejalan dengan kebijakan Tiongkok daratan. Kebijakan tersebut telah menangguhkan penerbangan transit dari sebagian besar dunia. Bulan lalu, pemerintah pusat keuangan Asia mengumumkan aturan karantina yang lebih ketat setelah dua anggota awak pesawat Cathay Pacific yang melanggar tindakan isolasi diri disalahkan atas wabah Covid-19. Sehingga aturan lebih diketatkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Pekan lalu, polisi Hong Kong mengatakan bahwa dua mantan pramugari telah ditangkap dan didakwa karena diduga melanggar pembatasan virus corona di kota itu.

Maskapai tempat mereka bekerja tidak disebutkan namanya tetapi berita itu muncul setelah Cathay memecat dua awak pesawat yang diduga melanggar aturan Covid.

Halaman:

Editor: Ghina Atika

Sumber: BBC

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Deretan Saham Diprediksi Berkilau Minggu Ini

Selasa, 17 Mei 2022 | 21:07 WIB

Hari Ini 13 Mei 2022, IHSG Melorot ke 6.597

Jumat, 13 Mei 2022 | 22:08 WIB
X