Dalam 11 Bulan Omicron Mendorong Pertumbuhan Bisnis Inggris Ke Level Terendah

- Senin, 24 Januari 2022 | 23:02 WIB
Inggris (Ghina Atika)
Inggris (Ghina Atika)

Ekonomi Inggris tumbuh pada laju paling lambat dalam hampir satu tahun di bulan Januari karena bisnis perhotelan, liburan, dan perjalanan merasakan dampak dari varian Omicron.

Perkiraan aktivitas PMI (indeks pembelian manajer) bulanan dari IHS Markit dan Chartered Institute of Procurement and Supply melaporkan pemulihan dua kecepatan dengan berkurangnya hambatan rantai pasokan untuk manufaktur yang diimbangi oleh kelemahan di perusahaan jasa yang dihadapi konsumen.

Pertumbuhan sektor jasa melambat untuk bulan ketiga. Menurut survey, hal ini terjado akibat gangguan pandemic dan permintaan yang sangat lemah terhadap bisnis sehingga pertumbuhan sektor jasa jadi menurun.

Di tengah laporan luas tentang tekanan biaya yang parah, ukuran output IHS Markit/Cips turun dari 53,6 persen menjadi 53,4 persen pada Januari. Angka ini merupakan level terendah dalam 11 bulan. Setiap terjadi kenaikan angka di atas 50 persen menunjukkan bahwa ekonomi berkembang daripada keadaan sebelumnya.

Baca Juga: Menghidupkan Kembali Kantor di Inggris, Google Habiskan £730 Juta

Chris Williamson, kepala ekonom bisnis IHS Markit, mengatakan bahwa tingkat ketahanan pertumbuhan ekonomi di Inggris selama Januari menutupi variasi yang luas di berbagai sektor. Bisnis yang menghadapi konsumen telah terpukul keras oleh Omicron dan produsen telah melaporkan melemahnya pertumbuhan lebih lanjut yang mengkhawatirkan tetapi sektor bisnis lainnya tetap kuat.

Gambaran suram untuk bagian sektor jasa yang dihadapi konsumen kontras dengan laporan dari Lloyds Bank yang menunjukkan pengeluaran untuk kartu debit dalam dua minggu pertama tahun 2022 naik 27% pada periode yang sama tahun 2020, sebelum dimulainya Covid-19 pandemi. Sementara lebih sedikit dihabiskan untuk perjalanan dan liburan, ada peningkatan tajam dalam pembayaran di restoran dan bar, toko dan bioskop, kata bank.

Perkiraan flash PMI untuk zona euro menunjukkan aktivitas di sektor jasa yang dipengaruhi oleh Omicron, dengan pertumbuhan melambat ke level terlemah dalam 11 bulan. Jerman, Prancis, Italia, dan Spanyol - empat ekonomi terbesar - semuanya telah memperketat pembatasan dalam beberapa pekan terakhir.

Keadaan ini sangat memojokkan ekonomi Inggris. Banyak masyarakat yang terkena imbas dari varian Omicron ini. Pemerintah dan warganya sangat berharap Inggris dapat bangkit seperti sediakala dalam perihal perekonomian.

Halaman:

Editor: Ghina Atika

Sumber: theguardian.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Deretan Saham Diprediksi Berkilau Minggu Ini

Selasa, 17 Mei 2022 | 21:07 WIB

Hari Ini 13 Mei 2022, IHSG Melorot ke 6.597

Jumat, 13 Mei 2022 | 22:08 WIB
X