Pangkas 5.900 Pekerja, Maskapai Ternama Ini PHK Besar-besaran

- Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:04 WIB

HARIANHALUAN.COM - Cathay Pasific akan memangkas 5.900 pekerja dan menutup anak usahanya, Cathay Dragon.

Cathay Dragon sendiri adalah anak usaha yang melayani penerbangan jarak pendek di Asia.

Ini terjadi seiring melambatnya industri penerbangan akibat krisis yang disebabkan pandemi corona (Covid-19), yang memaksa pembatasan sosial dilakukan.

Maskapai juga disebut akan mengupayakan perubahan ketentuan dalam kontrak dengan pilot dan awak kabin, sebagai bagian dari restrukturisasi yang akan menelan biaya hingga US$ 283,9 juta.

"Pandemi global (Covid-19) terus berdampak buruk pada penerbangan dan kebenaran yang sulit adalah kita harus secara fundamental merestrukturisasi grup untuk bertahan hidup," kata Kepala Eksekutif Cathay Augustus Tang dalam sebuah pernyataan, ditulis Reuters, Rabu (21/10/2020).

"Kami harus melakukan ini untuk melindungi sebanyak mungkin pekerjaan dan memenuhi tanggung jawab kami terhadap pusat penerbangan Hong Kong dan pelanggan kami," tambahnya ditulis AFP.

Restrukturisasi gaji eksekutif akan terus dilakukan sepanjang 2021.

Sebelumnya, Cathay telah menerima paket penyelamatan senilai US$ 5 miliar dari pemerintah Hong Kong di Juni.

Maskapai Asia Pasifik lain yakni Singapore Airlines dan Qatas Airways telah mengumumkan akan melakukan pemotongan gaji pada karyawan.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Daftar Pinjol Legal 2021 yang Sudah Terdaftar OJK

Jumat, 17 September 2021 | 17:12 WIB

Waspada Modus Terbaru Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal

Jumat, 17 September 2021 | 16:37 WIB

Perdagangan Pagi Ini, Harga Minyak Relatif Stabil

Jumat, 17 September 2021 | 10:04 WIB
X