Manajemen Garuda Bakal Dirombak Lagi

- Jumat, 30 Oktober 2020 | 11:27 WIB

HARIANHALUAN.COM - Emiten maskapai penerbangan BUMN, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) bakal melakukan perubahan pengurus perusahaan pada November mendatang.

Rencana ini akan menjadi agenda ketiga dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perusahaan.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis perusahaan, RUPSLB ini akan dilaksanakan pada 20 November 2020 berlokasi di Garuda City, Bandar Udara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Terdapat tiga mata acara dalam RUPSLB ini antara lain peningkatan modal dasar, modal ditempatkan dan disetor perusahaan, perubahan anggaran dasar dan perubahan susunan pengurus perusahaan.

Hal ini berkaitan dengan rencana penerbitan dan pelaksanaan obligasi wajib konversi/OWK (mandatory convertible bond/MCB) sebanyak-banyaknya Rp 8,5 triliun yang akan dikonversi melalui mekanisme penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (private placement).

Seperti disampaikan perusahaan sebelumnya bahwa GIAA akan merilis OWK paling banyak Rp 8,5 triliun.

Surat utang ini akan dikonversi tujuh tahun kemudian menjadi kepemilikan saham melalui mekanisme Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD)/private placement.

Berdasarkan prospektus awal, harga private placement ini nanti akan dieksekusi di harga Rp 206/saham.

Jumlah saham yang akan diterbitkan sebanyak 41,26 miliar saham sehingga nantinya saham seri B akan mengalami penurunan kepemilikan (dilusi) 61%.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

90 Koperasi di Sumbar Ajukan Konversi ke Syariah

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:15 WIB

China Krisis Energi, Indonesia Jadi Kebanjiran Untung

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:10 WIB

Duh! Harga Alphard Nyungsep hingga Rp1,5 Miliar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:20 WIB

Investor Saham Sumbar Kembali Naik, Jadi 43.763 SID

Jumat, 22 Oktober 2021 | 12:35 WIB

UMKM Sumbar Didorong Punya Nomor Induk Usaha

Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:15 WIB
X