UMP Jateng 2021 Dinaikkan, Ini Kata 'Bos' Buruh se-Indonesia

- Jumat, 30 Oktober 2020 | 22:04 WIB

HARIANHALUAN.COM - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai langkah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menaikkan upah minimum provinsi (UMP) 2021 sudah tepat. Penilaian itu disampaikan Said kepada CNBC Indonesia di Jakarta, Jumat (30/10/2020).

"Jadi Gubernur Jateng sudah benar nggak mengikuti surat edaran yang sifatnya imbauan," ujarnya.
Menurut Said, di dalam peraturan perundang-undangan, tidak dikenal surat edaran. Ia bilang kalau patokan upah minimum adalah UU Cipta Kerja.

"UU Cipta Kerja kan belum berlaku ya, belum berlaku nomornya, tanggal 7 November baru berlaku," kata Said Iqbal.

Oleh karena itu, kenaikan upah saat ini mendasarkan pada dua dasar hukum utama, yaitu UU Nomor 13 Tahun 2003 dan PP Nomor 78 Tahun 2015.

Ganjar menaikkan UMP 2021 Jateng sebesar 3,27% menjadi Rp1.798.979,12. Apakah kenaikan itu sudah cukup?

Said Iqbal lantas memakai analogi pada periode 1998-1999. Saat itu, terjadi resesi ekonomi dengan perekonomian minus 17,56% dan inflasi 78%. Itu artinya harga barang-barang naik dua kali lipat. Akan tetapi, pemerintah menaikkan upah hingga 16%.

"Sekarang 3 kuartal sekitar minus 8%. Lebih dalam resesinya, tergantung kebijakan politik dan ekonomi. Dengan demikian kebijakan gubernur Jateng adalah kebijakan politik ekonomi dan itu sah-sah saja. Daripada menimbulkan gejolak, perlawanan, aksi besar-besaran, justru akan merugikan semua pihak," ujar Said Iqbal.

Lebih lanjut, dia mengatakan semua ini tak lepas dari sikap Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah yang tidak mendengarkan serikat buruh. Said Iqbal mengaku mendapat laporan dari serikat buruh di Dewan Pengupahan Nasional kalau tidak ada kesepakatan.

"Dan saya sudah baca hasil notulen forum dewan pengupahan seluruh Indonesia nggak ada kesepakatan. Yang ada pendapat para pihak memang pendapat Apindo nggak ada kenaikan. Berarti menaker hanya dengar Apindo dong," kata Said Iqbal.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Duh! Harga Alphard Nyungsep hingga Rp1,5 Miliar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:20 WIB

Investor Saham Sumbar Kembali Naik, Jadi 43.763 SID

Jumat, 22 Oktober 2021 | 12:35 WIB

UMKM Sumbar Didorong Punya Nomor Induk Usaha

Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:15 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Licin Nih

Kamis, 21 Oktober 2021 | 09:00 WIB

Banjir Pasokan, Harga Jengkol Anjlok di Padang

Kamis, 21 Oktober 2021 | 08:10 WIB

Sektor Pertanian Sumbar Berikan Kontribusi PDRB 57%

Kamis, 21 Oktober 2021 | 06:45 WIB

Jokowi Minta Daerah Fokus Produk Unggulan Sendiri

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:28 WIB

Wow! Harga Bitcoin Hampir Sentuh Rp1 Miliar

Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:21 WIB
X