Jahe Merah jadi Komoditas Seksi di Kala Pandemi bagi Warga di Sawahlunto

- Jumat, 30 Oktober 2020 | 23:03 WIB

HARIANHALUAN.COM – Jika tidak dijadikan untuk budidaya dalam skala besar, setidaknya komoditas yang satu ini ditanam untuk berjaga-jaga bagi keluarga. Khasiatnya dipercaya bisa mengusir demam virus corona.

Itulah jahe merah, komoditas pertanian yang mulai seksi di kala Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi. Alhasil, masyarakat mulai berlomba menanam sendiri, mulai dari polybag, pot, karung, hingga kebun dan ladang.

Tidak luput masyarakat di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat sendiri. Ada yang menanamnya di sudut rumah, di pinggir dapur, hingga halaman yang biasanya ditanami bunga.

Deri Metra (38) warga Kecamatan Barangin ini berinovasi dengan karung bekas beras, yang dimanfaatkannya menjadi sarana tanam untuk jahe merahnya. Setidaknya dalam 20 karung beras berukuran 10 kilogram kini mula tampak muncul tunas jahe merah.

Pria yang seharinya berprofesi sebagai pegawai negeri ini mengaku, menanam jahe merah hanya untuk konsumsi pribadi. “Untuk keluarga, jika butuh kita bisa ambil di halaman samping rumah,” ujarnya.

Sedikit berbeda dengan Deri Metra, masih di Kecamatan Barangin Sawahlunto, pria yang menyebut namanya Yal Malin Pandeka ini justru memanfaatkan sawahnya sebagai media tanam jahe merah.

Bahkan, dalam penanaman perdananya, Yal Malin Pandeka menghadirkan Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta. Hadir dengan memboyong Dinas Pertanian ‘Kota Arang’ Wali Kota Deri Asta memberikan semangat bagi Yal Malin Pandeka untuk terus bersemangat mengembangkan jahe merah di sela-sela kesibukannya sebagai ‘pahlawan tanpa tanda jasa’.

Lain Deri Metra dan Yal Malin Pandeka, lain pula dengan Masril, warga Desa Lumindai Kota Sawahlunto, yang fokus mengembangkan usaha budidaya jahe merah. Pria 50 tahun itu sudah tujuh bulan mengembangkan komoditas penghangat tubuh tersebut.

Setidaknya ada seribu rumpun jahe merah yang mulai menghijau di lahan perkebunannya di Guguak, Dusun Pasar Hilir, Desa Lumindai, yang beriklim sejuk karena berada di kawasan ketinggian.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Duh! Harga Alphard Nyungsep hingga Rp1,5 Miliar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:20 WIB

Investor Saham Sumbar Kembali Naik, Jadi 43.763 SID

Jumat, 22 Oktober 2021 | 12:35 WIB

UMKM Sumbar Didorong Punya Nomor Induk Usaha

Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:15 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Licin Nih

Kamis, 21 Oktober 2021 | 09:00 WIB

Banjir Pasokan, Harga Jengkol Anjlok di Padang

Kamis, 21 Oktober 2021 | 08:10 WIB

Sektor Pertanian Sumbar Berikan Kontribusi PDRB 57%

Kamis, 21 Oktober 2021 | 06:45 WIB

Jokowi Minta Daerah Fokus Produk Unggulan Sendiri

Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:28 WIB

Wow! Harga Bitcoin Hampir Sentuh Rp1 Miliar

Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:21 WIB
X