Anda Pengguna Lazada? Waspada Data Diretas Hacker

- Minggu, 1 November 2020 | 09:12 WIB

HARIANHALUAN.COM - Ada hacker yang berupaya untuk meretas data pengguna e-commerce Lazada. Alhasil, platform e-commerce ini pun langsung melakukan pengamanan.

Dalam pernyataan Lazada kepada detikINET, pada 29 Oktober 2020, tim keamanan siber mereka menemukan insiden terkait keamanan data di Singapura, yang melibatkan database khusus RedMart yang di- hosting oleh penyedia layanan pihak ketiga.

Data pelanggan yang di-hosting di database tersebut sudah habis masa pelayanannya selama lebih dari 18 bulan dan terakhir diperbarui pada Maret 2019.

"Informasi pelanggan yang diakses secara ilegal meliputi nama, nomor telepon, email, alamat, kata sandi terenkripsi (encrypted), dan sebagian nomor kartu kredit dari pelanggan RedMart yang hanya ada di Singapura," kata Lazada, Sabtu (31/10/2020).

Atas kejadian tersebut Lazada mengambil tindakan cepat untuk memblokir akses yang tidak sah ke database tersebut. Data ini digunakan di aplikasi dan situs web RedMart sebelumnya, yang sekarang sudah tidak lagi digunakan.

"Kami dapat memastikan bahwa data para pelanggan Lazada di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia, tidak terpengaruh oleh kejadian ini," ujarnya.

Lazada mengatakan, melindungi data serta privasi para pelanggan merupakan prioritas utama. Selain meninjau dan memperkuat infrastruktur keamanan, Lazada juga bekerja erat dengan pihak berwajib terkait insiden ini serta berkomitmen untuk memberikan semua dukungan yang diperlukan oleh pelanggan.

Lazada menjamin pihaknya akan mengedepankan kejujuran dan transparansi mengenai insiden ini kepada semua pelanggan. Mereka pun menjamin akan menindaklanjuti insiden ini dengan penuh keseriusan.(*)
 

Editor: Administrator

Terkini

Ini Dia Kunci Keberhasilan Perbankan Masa Depan

Rabu, 27 Oktober 2021 | 23:27 WIB

XL Axiata Terus Kembangkan Aplikasi Laut Nusantara

Rabu, 27 Oktober 2021 | 23:25 WIB

Ini Penyebab Harga Gambir Jeblok di Sumbar

Rabu, 27 Oktober 2021 | 13:41 WIB

Sumbar, Salah Satu Jalur Rempah di Indonesia

Senin, 25 Oktober 2021 | 14:52 WIB

90 Koperasi di Sumbar Ajukan Konversi ke Syariah

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:15 WIB
X