Kata Jack Ma Mata Uang Digital adalah Masa Depan

- Minggu, 1 November 2020 | 20:58 WIB

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Mata uang digital mulai mendapat perhitungan sebagai sistem keuang baru. Bahkan Jack Ma, miliarder pendiri raksasa e-commerce China Alibaba mengingatkan mata uang digital baru, seperti bitcoin dan yuan digital China, dapat digunakan untuk membangun jenis baru sistem perbankan dan keuangan.

"Mata uang digital dapat menciptakan nilai dan kita harus memikirkan tentang bagaimana membangun jenis sistem keuangan baru melalui mata uang digital," kata Ma kepada Bund Summit di Shanghai akhir pekan lalu sebagaimana dilaporkan oleh Bloomberg.

Belum diketahui bagaimana yuan digital akan bekerja dengan aplikasi perbankan komersial yang populer di China. Namun, Alipay dari Ant Group terbukti berhasil melakukan revolusi pembayaran di China hanya dalam beberapa tahun yang singkat. Alipay sekarang memiliki 700 juta pengguna aktif bulanan.

Mengutip Forbes, Ant bahkan berencana untuk melakukan ekspansi internasional dan dikabarkan telah membuat khawatir para pejabat Amerika Serikat yang takut platform fintech China akan mendominasi pembayaran digital global.

Pihak administrasi Donald Trump dikabarkan sedang mempertimbangkan pembatasan pada Ant dan saingan fintech lain seperti Tencent karena ngeri terhadap pesatnya platform pembayaran tersebut. Menurut mereka, platform pembayaran digital China dapat mengancam keamanan nasional Amerika Serikat.

Setelah bentrokan baru-baru ini antara AS dan China terkait aplikasi video singkat TikTok dan raksasa teknologi Huawei, yuan digital China dan mata uang digital serupa dipercaya dapat menjadi medan pertempuran berikutnya. (*)
 

Editor: Administrator

Terkini

Sumbar, Salah Satu Jalur Rempah di Indonesia

Senin, 25 Oktober 2021 | 14:52 WIB

90 Koperasi di Sumbar Ajukan Konversi ke Syariah

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:15 WIB

China Krisis Energi, Indonesia Jadi Kebanjiran Untung

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:10 WIB

Duh! Harga Alphard Nyungsep hingga Rp1,5 Miliar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:20 WIB

Investor Saham Sumbar Kembali Naik, Jadi 43.763 SID

Jumat, 22 Oktober 2021 | 12:35 WIB
X