Pandemi Covid-19 Pengaruhi Harga Pakan Itik

- Senin, 16 November 2020 | 10:19 WIB

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM – Pandemi Covid-19 tidak berpengaruh terhadap harga telur itik, namun berpengaruh terhadap harga pakan.

“Alhamdulillah, harga telur itik masih cenderung stabil dan pasarnya masih sangat lebar. Namun harga pakan mengalami kenaikan,” ungkap Rico (35) peternak itik petelur di Kota Sawahlunto kepada Haluan, Senin (16/11).

Peternak di bawah bendera R Paultry Shop tersebut mengaku belum bisa memenuhi separuh dari permintaan pelanggannya di kawasan Sumatra Selatan.

Menurut Rico dalam sepekan, pengiriman ke Sumatra Selatan berkisar antara 1.000 hingga 1.300 karpet atau kisaran 30 ribu hingga 39 ribu butir telur.

Pria yang pernah membuka usaha kuliner itu mengungkapkan, harga telur itik di Sumatera Selatan terbilang lebih tinggi dibandingkan dengan local Sumbar.

“Untuk harga telur memang tidak berpengaruh, Covid-19 justru berpengaruh terhadap harga pakan, dengan kenaikan mencapai 5 persen,” katanya.

Meningkatnya harga pakan, membuat Rico harus memilih mencari pangsa pasar yang harga jualnya lebih tinggi.

Harga telur itik di Sumatra Selatan dibandingkan dengan harga local Sumbar, lebih tinggi Rp3 ribu untuk satu karpet telur.(*)

 

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

90 Koperasi di Sumbar Ajukan Konversi ke Syariah

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:15 WIB

China Krisis Energi, Indonesia Jadi Kebanjiran Untung

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:10 WIB

Duh! Harga Alphard Nyungsep hingga Rp1,5 Miliar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:20 WIB

Investor Saham Sumbar Kembali Naik, Jadi 43.763 SID

Jumat, 22 Oktober 2021 | 12:35 WIB

UMKM Sumbar Didorong Punya Nomor Induk Usaha

Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:15 WIB
X