Harga Emas di Padang Turun, Minat Beli Masyarakat Meningkat

- Rabu, 18 November 2020 | 11:42 WIB

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Harga perhiasan emas murni atau emas padu di Pasar Raya Padang saat ini berada di level Rp2.250.000 per gram pada perdagangan Rabu (18/11/2020). Angka ini turun tipis Rp50.000 dari bulan Oktober 2020 di level Rp2.300.000.

Salah seorang pemilik toko emas di Pasar Raya Padang, Ajo mengatakan, sebelumnya harga perhiasan emas murni dijual dengan harga Rp2.300.000 per gram. Penurunan ini terjadi sejak satu bulan yang lalu, Oktober 2020.

"Ini sudah turun harganya, bulan lalu saja sampai Rp2.300.000 per gram. Kemungkinan akan naik lagi pada bulan Desember dan tahun baru 2021," kata Ajo.

Kendati demikian, kata Ajo, harga sebesar itu sudah termasuk ongkos buat untuk perhiasan tetapi ongkosnya juga berbeda-beda disesuaikan menurut jenis perhiasan.

Lebih lanjut, kata Ajo, penyebab harga emas turun karena mata uang dolar Amerika Serikat menguat dibandingkan dengan mata uang negara lain dan Adapatasi Kebiasaan Baru (AKB). Akibatnya, banyak masyarakat yang membelinya untuk investasi dan keperluan lain.

"Rata-rata masyarakat yang beli emas untuk investasi, karena kalau simpan emas nantinya bisa dijual lagi untuk bayar hutang maupun beli kebutuhan yang lain," ujar Ajo.

Hal serupa diakui pedagang emas lainnya, Zacky yang mengatakan, turunnya harga emas ini dipengaruhi situasi Adaptasi Kebiasaan Baru yang sudah mulai diberlakukan. Sehingga masyarakat kini sudah dapat menerima kondisi pandemi Covid-19 yang masih mewabah saat ini.

"Sepertinya masyarakat sudah mulai terbiasa dengan kondisi pandemi Covid-19 ini. Dulu awal-awal Covid-19 masyarakat sangat cemas, sekarang sudah mulai terbiasa jadi berpengaruh juga terhadap penjualan emas dipasaran," kata Zacky.

Kalau transaksi yang terjadi selama ini, kata Zacky, perbandingannya 60:40 lantaran lebih banyak yang membeli daripada menjual. Sebab sekarang harganya turun, jadi masyarakat memanfaatkan peluang ini untuk membeli emas sebagai investasi.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Sumbar, Salah Satu Jalur Rempah di Indonesia

Senin, 25 Oktober 2021 | 14:52 WIB

90 Koperasi di Sumbar Ajukan Konversi ke Syariah

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:15 WIB

China Krisis Energi, Indonesia Jadi Kebanjiran Untung

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:10 WIB

Duh! Harga Alphard Nyungsep hingga Rp1,5 Miliar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:20 WIB

Investor Saham Sumbar Kembali Naik, Jadi 43.763 SID

Jumat, 22 Oktober 2021 | 12:35 WIB
X