Nasib Avanza Cs Berada di Ujung Tanduk, Ini Masalahnya

- Kamis, 27 Januari 2022 | 10:15 WIB
Ilustrasi Avanza putih. Foto: Ist.
Ilustrasi Avanza putih. Foto: Ist.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah kembali memberikan fasilitasi fiskal berupa diskon pajak mobil, meski tak lagi 100% seperti di tahun 2021. Pemerintah pun memperpanjang program diskon PPnBM mobil baru hingga tahun 2022.

Namun, tak sebesar dan tidak seleluasa tahun 2021 yang mencapai 100%.

Baca Juga: Kalahkan Avanza dan Xpander, Ini Dia Raja Mobil Baru di Indonesia

Mekanisme diskon pajak ini dibagi jadi 2 kategori, yakni untuk LCGC dengan harga di bawah Rp200 juta. Kategori ini mendapat diskon 100% di kuartal pertama 2022, namun besaran diskon menyusut di tiap kuartalnya hingga kembali normal di kuartal IV.

Kategori kedua, diskon PPnBM untuk mobil non-LCGC Rp200 juta - 250 juta. Yang diberikan hanya di kuartal pertama 2022, besarannya pun hanya 50%.

Baca Juga: Sedang Parkir, Calya Remuk Diseruduk Avanza

Jika tidak ada perubahan atau perpanjangan program diskon pajak lagi, artinya harga mobil yang tadinya menikmati diskon PPnBM akan kembali normal ke posisi sebelum berlakunya fasilitas fiskal tersebut.

Lalu, bagaimana nasib Toyota Avanza dan kawan-kawan di tahun 2022?

Seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (27/1/2022), berakhirnya diskon PPnBM 100% pada 2021 lalu berdampak pada harga mobil baru di diler yang mengalami kenaikan signifikan. Toyota Avanza misalnya mengalami kenaikan lebih dari Rp 20 juta setelah tak dapat diskon PPnBM. Kondisi ini membuat Avanza berada 'di ujung tanduk'.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sah! BNI Resmi Akuisisi Bank Mayora

Jumat, 20 Mei 2022 | 13:21 WIB

5 Tips Investasi Bagi Pekerja Kantoran

Rabu, 18 Mei 2022 | 23:48 WIB

Simak 4 Keuntungan Transaksi dengan Allo Bank

Rabu, 18 Mei 2022 | 23:14 WIB

Deretan Saham Diprediksi Berkilau Minggu Ini

Selasa, 17 Mei 2022 | 21:07 WIB
X