Apes! Kripto Senilai Rp63 Miliar Dicolong Hacker dari Aplikasi Terkemuka

- Rabu, 9 Februari 2022 | 13:20 WIB
Aset kripto. (pixabay)
Aset kripto. (pixabay)

HARIANHALUAN.COM - Aksi hacker atau peretas kembali menggegerkan usai menggasak aset kripto setara Rp63 miliar dari The Meter Passport. Peretas tersebut menggondol aset Ethereum atau ETH dan wBTC.

Dilansir dari Cointelegraph, Selasa (8/2/2022), The Meter Passport mengalami kerugian hingga US$4,4 juta, setara Rp63 miliar. Peretasan itu juga merugikan aplikasi terkait, yakni Hundred Finance senilai US$3,3 juta.

Untuk diketahui, The Meter Passport adalah aplikasi yang menghubungkan antar blockchain yang berbeda. Aksi hacker ini diperkirakan turut memberi dampak pada smart contract Moonriver (berbasis Kusama Polkadot).

Baca Juga: Tips Pilih Aset Kripto Melalui Analisis Fundamental

“Token itu diterbitkan secara tidak sah di aplikasi The Meter Passport, karena seolah-olah ada kripto ETH yang disetorkan ke dalam smart contract,” sebut tim pengembang dari aplikasi terkait via Twitter.

Saat ini, tim yang dikerahkan The Meter Passport sudah memastikan hacker memanfaatkan celah kelemahan pada kode smart contract di aplikasi.

Pihaknya juga memastikan untuk memberi ganti rugi sehingga pengguna tidak perlu takut.

Mengutip via PeckShield, sebanyak 1.391 ETH dan 2,74 wBTC digondol oleh peretas yang kemudian oleh pelaku ditransaksikan melalui ornado Cash untuk menyamarkan transaksi. wBTC adalah kripto yang ditokenisasi berdasarkan nilai Bitcoin (BTC) di blockchain Ethereum. 1 wBTC setara dengan 1 BTC.(*)

Editor: Nova Anggraini

Sumber: suara.com

Tags

Terkini

Tiket Pesawat Meroket, Kemenhub Sentil Bos Garuda

Senin, 8 Agustus 2022 | 13:16 WIB

Ini Dia 5 Terkaya di Dunia, Siapa Sajakah?

Senin, 8 Agustus 2022 | 09:02 WIB

Waspada Dampak Ekonomi Akibat Konflik China-Taiwan

Senin, 8 Agustus 2022 | 08:48 WIB
X