Rupiah Merosot Jelang Akhir Pekan ke Angka Rp. 14.327 Per Dolar AS

- Jumat, 18 Februari 2022 | 10:31 WIB
Nilai Rupiah (Ghina Atika)
Nilai Rupiah (Ghina Atika)

Pada perdagangan spot Jumat pagi (18/2/22) nilai tukar rupiah berada di angka Rp. 14.327 per dolar AS. Posisi ini melemah 2 poin dari perdagangan sebelumnya yang berada di angka Rp. 14.325 per dolar AS atau turun 0,01 persen.

Di wilayah Asia, mayoritas mata uang terlihat menguat di hadapan dolar AS. Saat ini tercatat bahwa dolar Singapura menguat 0,04 persen, peso Filipina menguat 0,04 persen, yuan China menguat 0,06 persen, won Korea Selatan menguat 0,02 persen, dan baht Thailand menguat 0,01 persen.

Selain itu, ada beberapa negara yang ikut melemah. Seperti yen Jepang yang melemah 0,19 persen dan dolar Hongkong 0,01 persen.

Saat ini, mata uang di negara maju menunjukkan pergerakkan yang bervariasi terhadap dolar AS. Beberapa di antaranya, euro Eropa bergerak stagnan, poundsterling Inggris melemah 0,04 persen, dolar Australia menguat 0,03 persen, franc Swiss melemah 0,08 persen, dan dolar Kanada menguat 0,02 persen.

Menurut Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra proyeksi pergerakkan rupiah melemah hari ini. Saat ini, pasar khawatir karena adanya lonjakan kasus Covid-19 akan terjadi penghambatan terhadap pemulihan ekonomi.

Baca Juga: Fakta! Biaya Naik Haji Hanya Rp350 Ribu, Murah dan Membuktikan Nilai Rupiah Masih Tinggi di Tahun 1968

Ariston mengungkapkan bahwa kasus Covid-19 kali ini jumlah peningkatannya melampaui gelombang kedua tahun lalu. Sehingga hal ini menambah kekahwatiran pasar terhadap pemulihan ekonomi dalam negeri. Hal ini juga dapat menekan pergerakkan rupiah.

Terdapat faktor lainnya juga yang menghambang pergerakkan ekonomi, seperti ketegangan antara Ukraina dan Rusia. Ketegangan kedua negara ini turut beresiko menekan aset seperti rupiah dan saham. Hal ini juga membuat pasar khawatir terhadap serangan militer Ukraina terhadap pendukung Rusia akan memicu serangan balik dari Rusia ke Ukraina.

Ariston juga menambahkan bahwa rupiah hari ini mungkin bisa melemah lagi ke kisaran Rp. 14.360 per dolar AS dengan potensi support  di Rp. 14.300 per dolar AS.

Halaman:

Editor: Ghina Atika

Sumber: Bisnis.com, CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips Pilih Asuransi Kesehatan Anak

Sabtu, 2 Juli 2022 | 10:47 WIB

PLN UIW Sumbar Gelar Donor Darah

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:22 WIB
X