Deretan Perusahaan Multinasional yang Hengkang dari Rusia

- Kamis, 10 Maret 2022 | 22:00 WIB
Ilustrasi Perusahaan Multinasional (Ghina Atika)
Ilustrasi Perusahaan Multinasional (Ghina Atika)

Perusahaan multinasional yang bergerak di bidang makanan cepat saji, yaitu McDonald's menutup sementara seluruh gerainya di Rusia. Keputusan ini diambil imbas agresi militer Vladimir Putin ke Ukraina.

"McDonald's memutuskan untuk menutup sementara semua restoran kami di Rusia dan menghentikan sementara seluruh operasi di pasar," kata CEO Chris Kempczinski dalam sebuah pernyataan seperti dilansir CNN, Rabu (9/3/22).

Berdasarkan data dari dokumen investor terdapat 847 gerai McDonald's di Rusia hingga akhir tahun lalu. Secara global, sebagian besar lokasi McDonald's dioperasikan oleh operator waralaba. Namun, di Rusia, 84 persen lokasi gerai dioperasikan oleh perusahaan.

Dokumen tersebut mencatat restoran McDonald's di Rusia, bersama dengan 108 lainnya di Ukraina, menyumbang 9 persen dari pendapatan perusahaan pada 2021.

Di Rusia, McDonald's mempekerjakan 62 ribu orang. Perusahaan juga bekerja sama dengan ratusan pemasok dan mitra lokal di Rusia untuk memproduksi makanan yang disajikan kepada pelanggan.

Kendati demikian, Kempczinski menambahkan perusahaan tidak dapat mengabaikan penderitaan manusia yang terjadi di Ukraina saat ini. Karenanya, perusahaan memutuskan untuk menutup sementara gerainya.

Baca Juga: Usai Rusia Izinkan Warga Ukraina Keluar, Rupiah Duduki Angka Rp 14.365 dan Harga Emas Antam Mencapai Rp 1.036

Nestle, Philip Morris, hingga Sony mengikuti jejak beberapa perusahaan multinasional lainnya untuk hengkang dari Rusia. Aksi korporasi ini dilakukan pasca Rusia menginvasi Ukraina pada Kamis (24/2/22) lalu.

Nestle juga menyatakan telah menghentikan investasi di Rusia. Namun pesaingnya, Mondelez International mengklaim masih akan menyediakan kebutuhan pokok di Rusia guna menjaga pasokan makanan di Rusia.

Halaman:

Editor: Ghina Atika

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

S&P dan Nasdaq Melejit, Investor Makin Optimis

Senin, 15 Agustus 2022 | 08:46 WIB

Jokowi: Stok Beras Nasional Capai 10,2 Juta Ton

Minggu, 14 Agustus 2022 | 16:18 WIB
X