Hari Ini, Harga Emas Antam Anjlok Ke Rp 984 Ribu

- Rabu, 16 Maret 2022 | 21:25 WIB
Harga Emas (Ghina Atika)
Harga Emas (Ghina Atika)

Hari ini, Rabu (16/3/22) harga emas PT Aneka Tambang (Persero) alias Antam berada di level RP  984 ribu per gramnya. Posisi ini turun dari perdagangan hari sebelumnya yang mencapai angka sebesar Rp 1,001 juta per gram. Tidak hanya itu, harga pembelian kembali (buyback) juga ikut turun sebanyak Rp 14000 menjadi Rp 886 ribu per gramnya. 

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp542 ribu, 2 gram Rp1,9 juta, 3 gram Rp2,83 juta, 5 gram Rp4,69 juta, 10 gram Rp9,33 juta, 25 gram Rp23,21 juta, dan 50 gram Rp46,34 juta. Selanjutnya, untuk harga emas berukuran 100 gram senilai Rp92,61 juta, 250 gram Rp231,26 juta, 500 gram Rp462,32 juta, dan 1 kilogram Rp924,6 juta.

Harga-harga emas tersebut sudah termasuk dengan Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Sedangkan pembeli yang tidak menyertakan NPWP dikenakan potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara, berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX harga emas di perdagangan internasional terkoreksi 0,26 persen menjadi US$1.924 per troy ons. Sebaliknya, pada pagi ini harga emas di perdagangan spot menguat 0,23 persen ke US$1.922 per troy ons.

Pengamat Komoditas Ariston Tjendra memprediksi harga emas tertekan hari ini. Hal ini karena bank sentral AS berpotensi mengerek suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pekan ini.

Baca Juga: Harga Emas Terus Melonjak Akibat Konflik Rusia-Ukraina, Antam Rp 1,019 Juta Per Gram Hari Ini

Dilansir dari CNN Indonesia Ariston mengungkapkan bahwa Bank Sentral AS kemungkinan besar menaikkan suk bunga acuan sebesar 25 basis poin pada Kamis dini hari nanti dan mungkin akan lebih agresif pada pertemuan selanjutkan diakibatkan inflasi AS yang terus melonjak. Setelah bunga acuan AS naik, dolar AS otomatis akan semakin perkasa. Ketika dolar AS menguat, maka harga emas otomatis melemah.

Pelemahan harga emas juga dipicu perundingan Rusia dengan Ukraina juga belum mencapai titik temu. Namun, pasar melihat sinyal kedua negara berusaha untuk berdamai.

Ariston menjelaskan hal ini mendorong pelaku pasar untuk keluar dari aset safe haven emas dan masuk ke aset berisiko. Melihat dua sentimen tersebut, Ariston memproyeksi harga emas internasional bergerak dalam rentang support US$1.870 per troy ons dan resistance US$1.950 per troy ons.

Halaman:

Editor: Ghina Atika

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jangan Ketipu! Ini Cara Cek Keaslian Uang Rupiah Baru

Kamis, 18 Agustus 2022 | 14:07 WIB

BTI XL Dukung Kopdargab All Bikers se Indonesia

Kamis, 18 Agustus 2022 | 12:04 WIB

IHSG Tertekan, Intip Saham Tahan Banting

Kamis, 18 Agustus 2022 | 08:24 WIB

Cobain Kakeibo, Teknik Menabung Ala Orang Jepang

Kamis, 18 Agustus 2022 | 08:16 WIB
X