Luhut Klaim 8 Proyek Investasi Bombastis

- Rabu, 23 Maret 2022 | 22:50 WIB
Luhut Binsar Panjaitan (Ghina Atika)
Luhut Binsar Panjaitan (Ghina Atika)
  1. Pabrik Petrokimia Terbesar di Dunia

Kawasan industry hijau Kalimantan Utara diklaim Luhut sebagai tempat berdirinya pabrik petrokimia terbesar di dunia. Menurutnya Integrated Green Industrial Park yang membentang seluas 32 ribu hektare itu membutuhkan investasi senilai US$132 miliar hingga 2029.

Luhut juga mengutarakan bahwa sentra industry hijau tersebut nantinya akan memproduksi berbagai macam kebutuhan yang sampai saat ini Indonesia masih mengimpornya. Misalnya obat-obatan seperti paracetamol dan bahan baku obat lainnya.

Sampai saat ini, belum ada kabar terkait kelanjutan pabrik petrokimia di Kalimantan Utara tersebut.

Baca Juga: Profil Lengkap Fatia Maulidiyanti, Aktivis HAM yang Dilaporkan Luhut atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

  1. Lan Kwai Fong Group Lirik Investasi IKN

Pada November 2021, Luhut mengatakan perusahaan asal Hong Kong Lan Kwai Fong Group berminat untuk investasi ke Indonesia. Bahkan, pimpinan Lan Kwai Fong Group Allan Zeman dikatakan telah mendatangi kantor Luhut.

Untuk diketahui, Lan Kwai Fong Group merupakan grup perusahaan yang bergerak di berbagai bidang. Mulai dari properti, F&B, ritel, leisure, hiburan, dan investasi. Luhut menuturkan Lan Kwai Fong Group menawarkan investasi dalam jumlah besar, meskipun belum merinci angkanya. Investasinya akan diarahkan kepada sektor properti dan pengembangan pariwisata.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan kepada pengembangan ibu kota baru jika pihak Lan Kwai Fong Group berminat. Sampai dengan 2022, belum ada kabar lagi terkait investasi yang akan dilakukan Lan Kwai Fong Group di kemudian hari maupun keterlibatan mereka dalam pembangunan IKN.

  1. Ajak AS Investasi Tol Trans Sumatera

Akhir 2021, Luhut mengajak investor Amerika Serikat berinvestasi di Jalan Tol Trans Sumatera atau JTTS. Ajakan ia sampaikan melalui Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.

Luhut tidak menjelaskan lebih lanjut ruas tol atau proyek Tol Trans-Sumatera mana yang ditawarkan kepada Amerika Serikat. Namun dia menyampaikan bahwa prospek investasi jalan tol di Indonesia di mata Investor asing cukup bagus.

Sebagai informasi, Tol Trans Sumatera sempat mengalami kerusakan beberapa waktu lalu memakan korban. Mengutip Detikcom, seorang pengendara mobil bernama Febi Khairunisa (21) tewas karena menghindari jalan berlubang di Tol Palembang-Lampung (Tol Trans Sumatera Palembang-Kayu Agung) pada Jumat (7/1) lalu.

Halaman:

Editor: Ghina Atika

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Indonesia Bakal Disalip Malaysia, Kok Bisa?

Kamis, 11 Agustus 2022 | 12:50 WIB

LUTD Listriki Pelosok Nagari Sungai Landia Agam

Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:05 WIB
X