Kripto, Emas, hingga Minyak Mentah Rontok, Apa Penyebabnya?

- Selasa, 10 Mei 2022 | 17:37 WIB
Kripto (Ghina Atika)
Kripto (Ghina Atika)

Harga kripto berguguran bersamaan dengan harga minyak mentah dunia. Ironis, emas yang digadang-gadang sebagai aset safe heaven pun tertular.

Mengutip coinmarketcap.com, Selasa (10/5), aset 10 kripto dengan kapitalisasi pasar utama, rontok hingga puluhan persen dalam semalam. Bitcoin, mata uang digital paling pun merosot hingga ke level harga US$30 ribuan.

Begitu pula, harga minyak mentah dunia yang jatuh 6,1 persen. Minyak mentah berjangka Brent turun 5,7 persen ke posisi US$105,94 per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermedia (WTI) anjlok 6,1 persen ke posisi US$103,09 per barel.

Emas acuan di pasar internasional turun 0,15 persen menjadi US$1.855,9 per troy ons. Penurunan harga emas internasional tercermin pada harga emas Antam yang hari ini jatuh Rp7.000 per gram menjadi Rp970 ribu. Kemarin, harga emas Antam sudah turun Rp2.000 per gram.

Berkaca pada fenomena ini, Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menyebut sentimen penguatan dolar AS mendominasi, termasuk kondisi ekonomi global yang dibayangi perang Rusia-Ukraina.

Apalagi, bank sentral AS (The Fed) baru saja menaikkan suku bunga acuan hingga 50 basis poin (bps). Kebijakan moneter ketat tersebut memicu penguatan dolar AS yang membuat harga-harga komoditas, termasuk kripto, emas dan minyak, melemah.

Baca Juga: Penyebab Harga Emas Antam Terus Turun 7 Hari Berturut-turut

"Ini adalah ketakutan negara-negara bahwa akan ada krisis besar pasca-perang Ukraina, di mana semua bank sentral akan menaikkan suku bunga. Pada saat bank sentral global, yang diawali oleh Amerika, menaikkan suku bunga yang begitu besar, akan berpengaruh terhadap indeks dolar yang terus menguat," kata Ibrahim kepada CNNIndonesia.com, Selasa (10/5).

Ibrahim menyebut dua faktor lain yang berkontribusi pada kekhawatiran krisis. Pertama, penguncian wilayah di China yang merupakan pusat perbelanjaan, sekaligus salah satu manufaktur terbesar, juga turut membuat neraca perdagangan menurun.

Halaman:

Editor: Ghina Atika

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips Pilih Asuransi Kesehatan Anak

Sabtu, 2 Juli 2022 | 10:47 WIB

PLN UIW Sumbar Gelar Donor Darah

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:22 WIB
X