Negara dengan Tingkat Inflasi Tertinggi di Dunia

- Rabu, 11 Mei 2022 | 17:27 WIB
Ilustrasi Negara-Negara (Ghina Atika)
Ilustrasi Negara-Negara (Ghina Atika)

Inflasi sendiri merupakan bentuk kenaikan harga dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Perhitungan inflasi dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), link ke metadata SEKI-IHK. Kenaikan harga dari satu atau dua barang saja tidak dapat disebut inflasi kecuali bila kenaikan itu meluas (atau mengakibatkan kenaikan harga) pada barang lainnya.

Ada beberapa negara dengan tingkat inflasi tertinggi hingga saat ini. Dalam dunia ekonomi, inflasi adalah sebuah keadaan yang di mana harga barang dan jasa mengalami kenaikan secara terus menerus.

Tingkat inflasi di berbagai negara tentunya berbeda-beda. Ada yang mengalami inflasi ringan, sedang, berat, hingga sangat berat/hiperinflasi. Inflasi di tingkat berat kenaikannya bisa mencapai hingga 100% dan bisa merusak sistem ekonomi negara yang terdampak. Lalu, mana saja negara dengan tingkat inflasi tertinggi di dunia hingga saat ini?

  1. Venezuela

Tahun 2021, Venezuela memiliki catatan rekor hiperinflasi terlama yaitu 4 tahun lalu. Hal ini dikarenakan masyarakat Venezuela yang menggunakan dola Amerika Serikat sebagai alat pembayaran. Karena angka yang tinggi ini Venezuela harus menanggung hiperinflasi yang panjang.

Akhir tahun 2021 ditutup oleh Venezuela dengan tingkat inflasi tinggi sebesar 68,64%. Angka yang sangat tinggi untuk inflasi di sebuah negara.

Baca Juga: Turki Alami Inflasi Dahsyat Hingga Tembus 61 Persen

  1. Zimbabwe

Zimbabwe merupakan negara selanjutnya yang menduduki inflasi tertinggi setelah Venezuela. Negara tersebut mencatatkan tingkat inflasi tinggi sebesar 67,6% yang naik dari tingkat sebelumnya yaitu 54,0%.

Hal tersebut dikarenakan utang negara Zimbabwe cukup tinggi, penurunan output perekonomian, penurunan pendapatan di sektor ekspor, dan control harga yang baik.

  1. Sudan

Sudan juga sempat mengalami inflasi yang tinggi, walaupun tingkat inflasi mereka secara signifikan lebih kecil dari Venezuela dan Zimbabwe. Tingkat inflasi yang terjadi di Sudan sendiri mencapai 71,4%.  Inflasi ini disebabkan akibat makanan, minuman, dan pasar gelap untuk dolar Amerika Serikat.

Halaman:

Editor: Ghina Atika

Sumber: IDX Channel

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips Pilih Asuransi Kesehatan Anak

Sabtu, 2 Juli 2022 | 10:47 WIB

PLN UIW Sumbar Gelar Donor Darah

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:22 WIB
X