3 Tips Berinvestasi Saat Pasar Sedang Turun Harga

- Rabu, 25 Mei 2022 | 20:01 WIB
Ilustrasi Saham (Ghina Atika)
Ilustrasi Saham (Ghina Atika)

Tips berinvestasi disaat pasar sedang turun harga sangat menguntungkan para investor yang ingin meningkatkan asetnya. Ada peluang di setiap krisis ekonomi. Jelas, setiap krisis selalu memunculkan orang-orang yang kekayaannya meningkat karena peningkatan investasi di pasar modal, terutama saham.

Mengingat penurunan pasar saat ini, ini bisa menjadi kesempatan Anda untuk meningkatkan investasi Anda dengan harga yang lebih rendah. Namun harus diingat bahwa berinvestasi akan lebih cocok jika jangka waktu investasi Anda panjang, karena dalam jangka pendek, fluktuasi harga bisa sangat tinggi. Selain itu, penting untuk tetap disiplin dalam berinvestasi, bersabar dan tidak mudah panik jika terjadi perlambatan.

Jika pasar turun, Anda harus beradaptasi dengan situasi keuangan Anda. Jika Anda memiliki uang cadangan dan memiliki waktu untuk investasi jangka panjang, maka kondisi ini bisa menjadi peluang bagus untuk meningkatkan investasi Anda dengan harga yang lebih rendah. Namun jangan menambah investasi Anda dengan dana yang Anda butuhkan, yaitu dana yang tidak menganggur.

Mengutip laman MNC Sekuritas, berikut beberapa tips beirnvestasi saat pasar sedang turun harga:

  1. Tunggu Kepanikan Selesai

Sangat normal untuk pasar saham turun ketika sentimen negatif menyebar. Kondisi yang paling umum adalah semi-panik. Bahkan jika saham jatuh di bawah harga biasanya, berhati-hatilah untuk tidak "mengejutkan" saham!

Jangan membeli saat harga saham turun seperti Anda sedang menangkap pisau yang jatuh. Menangkap pisau yang jatuh bisa sangat menyakitimu! Jadi Anda harus sabar menunggu kepanikan berlalu dan harga saham stabil. Kepanikan pasar akan selalu berakhir! Saat pasar mulai berubah dari merah menjadi hijau, Anda bisa mulai mencari saham menarik untuk dikoleksi dengan harga diskon.

Baca Juga: Simak Sejarah Saham TLKM, Primadona di Mata Investor

  1. Tetap Simpan Saham Anda

Cara lain untuk melakukannya adalah dengan menyimpan saham yang sudah Anda miliki. Apalagi jika Anda sudah memiliki saham-saham berkapitalisasi besar atau blue-chips yang merupakan saham-saham berkapitalisasi besar dengan fundamental yang baik.

Saham dalam kategori ini adalah yang memiliki kapitalisasi pasar lebih dari Rp40 triliun. Sederhananya, Anda bisa merujuk pada saham-saham yang ada di indeks LQ45. Indeks saham ini terdiri dari 45 emiten yang menjalani penyaringan likuiditas pasar setiap enam bulan (awal Februari dan Agustus).

Halaman:

Editor: Ghina Atika

Sumber: IDX Channel

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips Pilih Asuransi Kesehatan Anak

Sabtu, 2 Juli 2022 | 10:47 WIB

PLN UIW Sumbar Gelar Donor Darah

Rabu, 29 Juni 2022 | 13:22 WIB
X