Berikut Penjelasan Mengenai 13 Notasi Khusus untuk Emiten Bermasalah

- Rabu, 25 Mei 2022 | 20:12 WIB
Ilustrasi Saham (Istimewa)
Ilustrasi Saham (Istimewa)

13 notasi khusus untuk emiten bermasalah ini akan mencerahkan Anda dalam berinvestasi. Seperti diketahui, umumnya 13 notasi khusus untuk emiten bermasalah ini mudah kita jumpai dalam bursa efek Indonesia (BEI).

Lalu apa saja 13 notasi khusus untuk emiten bermasalah? Simak penjelasan yang berhasil kami himpun. Seperti diketahui, ketika suatu perusahaan menjadi perusahaan publik maka mereka harus menaati aturan-aturan yang ada.

Bila mereka tak mematuhinya, maka akan diberi tanda khusus. Tanda itu disebut dengan notasi khusus. Notasi Khusus atau yang dikenal juga sebagai Special Notation adalah fitur khusus yang dikeluarkan oleh BEI pada Desember 2018.  

Awalnya notasi ini berjumlah 7 namun BEI menambah 6 lagi pada Januari 2021, sehingga total terdapat 13 notasi khusus.  Adapun simbol ini merupakan pemberitahuan berupa simbol khusus yang diberikan oleh BEI kepada investor, untuk mengetahui kondisi kurang baik dari suatu emiten.

BEI memberlakukan Notasi Khusus dalam bentuk huruf, di mana dari setiap huruf memiliki pengertian yang berbeda dan diberikan secara beragam kepada masing-masing emiten. Tujuan disematkannya notasi khusus adalah memberikan perlindungan bagi investor agar terhindar dari emiten-emiten yang bermasalah.

Baca Juga: Investor Wajib Tahu Jadwal Dividen April 2022 dan 10 Emiten yang Akan Membagikan Labanya

Dengan demikian, setiap emiten lebih taat aturan, guna menghindari penyematan notasi khusus yang lebih banyak. Tanda ini oleh para investor disebut dengan “tato” bukan tanda permanen yang disematkan kepada sebuah emiten.

Notasi itu dapat dihapus oleh bursa apabila kondisi yang dihadapi emiten tersebut sudah terselesaikan.

Di bawah ini adalah rincian dari masing-masing Notasi Khusus BEI, diantaranya :

Halaman:

Editor: Ghina Atika

Sumber: IDX Channel

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PLN Sumbar Kembali Adakan Light Up the Dream

Jumat, 24 Juni 2022 | 09:52 WIB

Gencar Transaksi Afiliasi, Saham GoTo Meroket

Rabu, 22 Juni 2022 | 20:54 WIB

Mau Kerja di Google Indonesia? Yuk Intip Gajinya

Selasa, 21 Juni 2022 | 20:42 WIB
X