Berikut Daftar Startup yang Terkena Badai PHK

- Kamis, 2 Juni 2022 | 13:47 WIB
JD.ID (Ghina Atika)
JD.ID (Ghina Atika)

Sejumlah perusahaan rintisan atau startup di Indonesia melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan.

Gelombang PHK di startup diduga terjadi karena fenomena gelembung pecah atau bubble burst. Peneliti Indef Nailul Huda mengatakan bubble burst adalah kondisi saat kenaikan ekonomi melaju cepat tetapi cepat pula jatuhnya.

Kondisi itu yang ditengarai Nailul sedang terjadi pada industri startup di dalam negeri, karena pertumbuhannya yang instan pada awal pandemi, tapi merosot tajam sampai berakibat pada pengurangan karyawan.

"Banyak startup yang tidak dapat bertahan di waktu yang bersamaan. Akibatnya, muncul fenomena PHK di industri startup digital," sebut Nailul kepada CNNIndonesia.com, Jumat (27/5).

Berikut daftar startup yang melakukan PHK dalam beberapa waktu terakhir.

  1. Zenius

Startup bidang pendidikan ini memangkas lebih dari 200 karyawan. Manajemen mengaku kinerja perusahaan turun di tengah gejolak ekonomi.

"Agar dapat beradaptasi dengan dinamisnya kondisi makro ekonomi yang mempengaruhi industri, Zenius melakukan konsolidasi dan sinergi proses bisnis untuk memastikan keberlanjutan," ungkap manajemen dalam keterangan resmi, Selasa (24/5).

Karyawan yang diberhentikan, kata manajemen, akan mendapatkan pesangon sesuai dengan peraturan dan undang-undang yang berlaku di Indonesia. Selain itu, Zenius juga akan melanjutkan manfaat asuransi karyawan termasuk anggota keluarga hingga 30 September 2022.

Baca Juga: Startup AI/Deep Tech Pensieve Raih Pendanaan Pre-Seed Round dari Angel Investor

Halaman:

Editor: Ghina Atika

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tiket Pesawat Meroket, Kemenhub Sentil Bos Garuda

Senin, 8 Agustus 2022 | 13:16 WIB

Ini Dia 5 Terkaya di Dunia, Siapa Sajakah?

Senin, 8 Agustus 2022 | 09:02 WIB

Waspada Dampak Ekonomi Akibat Konflik China-Taiwan

Senin, 8 Agustus 2022 | 08:48 WIB
X