Rekomendasi Saham 8 Juni 2022 dari Sejumlah Analis

- Rabu, 8 Juni 2022 | 14:03 WIB
Ilustrasi Rekomendasi Saham (Kontan) (Ida Farida)
Ilustrasi Rekomendasi Saham (Kontan) (Ida Farida)

HARIANHALUAN.COM - Orientasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal bulan Juni ini masih belum bisa diprediksi. Setelah IHSG memerah pada perdagangan awal minggu ini, indeks saham ditutup menguat 44,46 poin atau naik 0,63% ke level 7.141,04 pada Selasa (7/6).

Ivan Rosanova, Technical Analyst Binaartha Sekuritas memprediksi penguatan pasar kemarin masih bersifat terbatas. Oleh karena itu, investor harus lebih cermat lagi di perdagangan hari ini.

Apabila prediksi IHSG hari ini, Rabu (8/6) masih melanjutkan penguatan di atas 7.210, maka orientasinya akan melanjutkan tren naik yang sudah terbentuk sejak pertengahan Mei 2022 lalu. Ivan menambahkan bahwa kemungkinan hari ini ada koreksi yang relatif terbatas dengan target menguji support terdekat di angka 7.100.

Baca Juga: Rekomendasi Saham ANTAM (ANTM) Setelah Diterpa Sentimen

Kendati demikian, arah IHSG untuk menguat lagi masih terbuka selama tidak turun di bawah support penting 7.056. IHSG diprediksi bergerak pada area support 7.100 dan resistan pada angka 7.210.

Mengutip Kontan Rabu (8/6), Ivan mengatakan, "Sikap investor yang mulai melakukan profit taking dan selektif melakukan aksi beli kemungkinan akan membawa IHSG bergerak terbatas. Sementara dari dalam negeri akan menanti rilis data cadangan devisa Mei aksi pembagian dividen yang masih berlangsung dari sejumlah emiten".

Berdasarkan prediksi Ivan, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Indika Energy Tbk (INDY) masih bisa diawasi untuk trading buy.

Adapun Equity Analyst Kanaka Hita Solvera Andhika Cipta Labora menambahkan, selama IHSG belum menguat ke atas level 7.233, maka masih berpeluang adanya koreksi. Menurutnya, IHSG hari ini akan bergerak di area support 7.056 dan resistan pada angka 7.233.

Andhika memberi rekomendasi saham Buy on Weakness (BoW) untuk PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), dan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP).

Halaman:

Editor: Ida Farida

Tags

Terkini

Jokowi: Stok Beras Nasional Capai 10,2 Juta Ton

Minggu, 14 Agustus 2022 | 16:18 WIB

Indonesia Bakal Disalip Malaysia, Kok Bisa?

Kamis, 11 Agustus 2022 | 12:50 WIB

LUTD Listriki Pelosok Nagari Sungai Landia Agam

Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:05 WIB
X