Pertumbuhan Paylater di Indonesia Meningkat 27 Persen

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 11:13 WIB
Ilustrasi Paylater
Ilustrasi Paylater

HARIANHALUAN - Penggunaan ”Buy Now, Pay Later” (BNPL) sebagai alternatif pembayaran digital di Indonesia terus memperlihatkan pertumbuhan yang positif.

Temuan dari riset Perilaku Konsumen E-commerce Indonesia yang diluncurkan Kredivo dan Katadata Insight Center pada Juni 2022 menunjukan persentase konsumen yang menggunakan Paylater lebih dari satu kali sebulan meningkat 4% pada 2022 menjadi 27%.

Baca Juga: Inilah Perusahaan Penyedia Paylater di Indonesia

Melihat frekuensi penggunaan Paylater yang makin meningkat, Kredivo sebagai platform kredit digital terkemuka untuk konsumen retail di Indonesia, bekerja sama dengan VIDA, penyedia identitas digital berstandar global, untuk meningkatkan skala proses pengajuan Paylater bagi lebih banyak pengguna Kredivo.

Sebagai platform kredit digital terdepan untuk konsumen retail di Indonesia, pelanggan dapat menggunakan Kredivo sebagai opsi pembayaran e-commerce maupun offline, serta pinjaman tunai, berdasarkan pengambilan keputusan secara real-time.

Kredivo telah tersedia sebagai opsi pembayaran di ribuan merchant offline maupun online, baik melalui aplikasi Kredivo, platform dari partner, hingga kartu fisik Flexi Card, dan kartu virtual Infinite Card. Melalui kerja sama ini, Kredivo menggunakan produk VIDA Sign untuk memverifikasi dan mengirimkan perjanjian pinjaman penggunaan Kredivo ke seluruh pengguna.

Baca Juga: Paylater Mode Pembayaran yang Naik Daun

Umang Rustagi, CEO Kredivo Indonesia menyatakan, pertumbuhan Paylater di Indonesia terus memperlihatkan sinyal yang positif walaupun pandemi telah berlalu.

"Pertumbuhan tersebut kami rasakan dimana Kredivo telah melayani lebih dari 5 juta pengguna hingga hari ini dan terus bertumbuh setiap harinya," katanya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

S&P dan Nasdaq Melejit, Investor Makin Optimis

Senin, 15 Agustus 2022 | 08:46 WIB

Jokowi: Stok Beras Nasional Capai 10,2 Juta Ton

Minggu, 14 Agustus 2022 | 16:18 WIB

Indonesia Bakal Disalip Malaysia, Kok Bisa?

Kamis, 11 Agustus 2022 | 12:50 WIB
X