Dosen Upertis Latih UMKM Kota Bukittinggi Berbisnis Secara Online

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 07:35 WIB
Dosen Program Studi S1 Bisnis Digital Universitas Perintis Indonesia memberi pelatihan dan orasi kepada pelaku UMKM.
Dosen Program Studi S1 Bisnis Digital Universitas Perintis Indonesia memberi pelatihan dan orasi kepada pelaku UMKM.

HARIAN HALUAN - Di tengah berbagai masalah yang diterpa oleh masyarakat khususnya UMKM akibat pandemi covid-19, timbul angin segar yang menawarkan beberapa kemudahan dan keuntungan yang lebih besar yaitu teknologi digital.

Pesatnya perkembangan teknologi khususnya digital menjadi salah satu alasan bagi masyarakat khususnya UMKM untuk tanggap terhadap perubahan. Pandemi telah membiasakan masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan teknologi digital.

Sehingga momen ini adalah kesempatan bagi pelaku bisnis untuk menciptakan "kenormalan baru" yang melibatkan cara inovatif untuk semua aktivitas.

Teknologi digital merupakan startegi utama bagi pelaku bisnis, sekaligus juga dapat digunakan sebagai penggerak pembangunan ekonomi pada masa krisis dan pemulihan pasca pandemi.

Namun perlu menjadi catatan bahwa dibutuhkan dukungan pemulihan yang cepat, yaitu melalui transformasi digital. Transformasi ini akan mampu menciptakan dan menggerakan sektor-sektor ekonomi produktif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Fenomena inilah yang mendorong dosen Program Studi S1 Bisnis Digital Universitas Perintis Indonesia yang terdiri dari 2 tim terjun langsung ke masyarakat untuk melakukan pelatihan dan orasi kepada pelaku UMKM sebanyak 60 anggota yang tergabung kedalam Sanggar Belajar Rakyat Mandiri Bukittingi bertempat di Kampus 2 Universitas Perintis Indonesia, beberapa waktu lalu.

Kegiatan diseminasi ini dimulai dengan Pembahasan mengenai etika digital dimana Kemampuan individu dalam menyadari dan menyesuaikan diri dalam berperilaku di dunia digital, bahwa menggunakan media digital mestinya diarahkan pada suatu niat, sikap, dan perilaku yang etis demi kebaikan bersama.

Ketua Program Studi S1 Bisnis Digital Universitas Perintis Indonesia Rio Andika Malik yang juga selaku Ketua Tim-1 Pengabmas Prodi Bisnis Digital, mengungkapkan bahwa semua orang ingin bebas tapi kebebasan satu orang tidak boleh mengganggu kebebasan orang lainnya.

"Pendapat adalah hak setiap warga negara untuk menyampaikan pikiran dengan lisan, tulisan, dan sebagainya secara bebas dan bertanggung jawab sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jejak digital irreversible atau tidak dapat ditarik kembali, oleh karena itu penting untuk menanamkan dalam diri setiap individu mengenai bijak beretika di ruang digital," katanya.

Kemudian dalam rangka pengabdian masyarakat kali ini Tim-2 yang diketuai oleh Elsa Widia memberikan pelatihan mengenai peluang berbisnis menggunakan digital dan pendampingan langsung pembuatan toko online.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: rilis

Tags

Terkini

BSU Sudah Disalurkan ke 7 Juta Penerima

Rabu, 28 September 2022 | 06:39 WIB

Inflasi Tinggi dan Perlambatan Bayangi Pemulihan Ekonomi

Selasa, 27 September 2022 | 21:44 WIB

PLN Dikson Biaya Tambah Daya Listrik, Cuma Rp170 Ribuan

Senin, 26 September 2022 | 14:44 WIB
X