Prospek Bisnis Ayam Petelur Masih Menjanjikan di Sumbar

- Rabu, 16 Juni 2021 | 19:28 WIB

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Prospek bisnis ayam petelur di Sumatera Barat masih terbuka lebar karena jumlah konsumsi masyarakat Indonesia perkapita per tahun diyakini masih akan tumbuh. Sekarang konsumsi telur masyarakat Indonesia 120 butir per kapita pertahun.

"Bandingkan dengan konsumsi Malaysia yang sudah 330 butir perkapita per tahun. Artinya konsumsi telur sangat mungkin akan terus tumbuh," kata Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy pada saat meresmikan Koperasi Rancak Basamo Kayutanam peternak ayam petelur di Kabun Dotor Kayutanam, Kecamatan 2X11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (16/6/2021).

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Audy yang sebelum menjabat Wakil Gubernur Sumbar bergelut dalam usaha peternakan unggas di Indonesia bagian timur mengatakan hingga saat ini telur adalah sumber protein hewani yang paling murah per gram dibandingkan tempe, tahu, ikan apalagi daging.

"Jika pertumbuhan konsumsi telur itu 10 butir saja perkapita pertahun maka dibutuhkan Rp2,1 miliar telur untuk memenuhi kebutuhan telur masyarakat Indonesia. Telur juga berpotensi untuk memerangi stunting sehingga usaha peternakan ayam telur patut untuk didukung perkembangannya," ungkapnya.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Audy mengatakan saat ini Sumbar adalah provinsi peringkat tujuh nasional sebagai daerah populasi ayam peternak terbanyak di bawah Sulawesi Selatan dengan populasi sekitar 14 juta-an. Limapuluh Kota dan Payakumbuh masih menjadi sentra. Namun Tanah Datar, Sijunjung dan Padang Pariaman juga mulai tumbuh.

Meski demikian, Audy mengingatkan agar zonasi dan populasi ayam diatur oleh pemerintah daerah agar produksinya bisa maksimal. Dia juga mendukung penuh para peternak tergabung di dalam koperasi yang memiliki azas kekeluargaan. Dalam koperasi para peternak bisa saling belajar dan menguatkan bahkan bisa mendapatkan bantuan. (*)

Editor: Administrator

Terkini

Usai PPKM, Mal Butuh Waktu 3 Bulan untuk Pulih

Minggu, 25 Juli 2021 | 03:05 WIB

Bappebti Blokir 109 Situs Investasi Bodong

Kamis, 22 Juli 2021 | 15:42 WIB
X