Nasdaq, Instrumen Trading Populer yang Beri Kemudahan Pengguna

Administrator
- Rabu, 7 Juli 2021 | 19:19 WIB

TEKNO, HARIANHALUAN.COM - Nasdaq adalah instrumen trading yang sangat populer setara dengan yang lain seperti S&P 500. Apa itu Nasdaq, mengapa para trader menyukainya, dan bagaimana cara memperdagangkannya? Simak penjelasan berikut. 

Setiap pasar saham memiliki sekumpulan indeks yang menunjukkan status keseluruhan seperti "Bagaimana keadaan saham secara umum?". Pasar Saham Nasdaq juga memiliki indeksnya sendiri. Ada dua pasangan utama yakni, Nasdaq Composite Index dan Nasdaq 100 yang pertama biasanya disebut hanya sebagai indeks Nasdaq dan itulah yang akan Anda miliki di MetaTrader dan FBS Trader.

Hampir setengah dari perusahaan yang masuk ke dalam Nasdaq adalah perusahaan teknologi. Oleh karena itu, Nasdaq adalah indeks yang sangat berorientasi pada teknologi. Itulah sebabnya, jika Anda penggemar terobosan teknik, komputasi cloud, AI dan subdivisi lain dari sektor teknologi, indeks ini sangat cocok untuk Anda.

Yang terpenting, Nasdaq merupakan indeks market-cap-weighted (kapitalisasi pasar). Hal tersebut membuatnya lebih seimbang dan mewakili seluruh sektor daripada mencerminkan status peserta terbesarnya saja seperti Amazon atau Alphabet.  Di MetaTrader, Anda dapat memilih CFD Futures lalu memilih Nasdaq. Di FBS Trader, buka bagian Indeks dan temukan US100.

Secara umum, setiap berita besar yang relevan dengan sektor teknologi akan menggerakkan Nasdaq. Itu sebabnya, untuk trading Nasdaq, Anda perlu mengikuti peristiwa-peristiwa perusahaan yang ada di dalamnya seperti, Apple, Microsoft, Amazon, Google, Facebook, Tesla, Alibaba dan lainnya.

Semuanya tersedia secara individual di MT5 dan FBS Trader sehingga Anda dapat menemukan pergerakan yang sesuai antara lintasan masing-masing dan perilaku indeks. Berita positif dari perusahaan-perusahaan itu akan menggerakkan Nasdaq ke atas.

Ini mungkin adalah prospek bisnis yang optimis untuk periode mendatang, laporan pendapatan yang lebih baik dari perkiraan, merger yang menjanjikan atau pengumuman produk baru yang akan membuka ceruk baru di pasar atau potensi profit bagi sebuah perusahaan.

Sebaliknya, kurangnya minat investor, arus keluar dana musiman atau proyeksi yang membosankan untuk sektor teknologi dapat membuat Nasdaq turun ke bawah. Itulah tadi tentang Nasdaq, sebuah instrumen trading yang memudahkan pelangganya. Anda berminat mencoba? (*)

Editor: Administrator

Terkini

S&P dan Nasdaq Melejit, Investor Makin Optimis

Senin, 15 Agustus 2022 | 08:46 WIB

Jokowi: Stok Beras Nasional Capai 10,2 Juta Ton

Minggu, 14 Agustus 2022 | 16:18 WIB
X