Sosialisasikan Perbankan Syariah, Bank Nagari, 18 Institusi Pemerintah, Ormas serta Perguruan Tinggi Teken MoU

- Kamis, 22 Juli 2021 | 19:48 WIB
Direktur Utama Bank Nagari Muhamad Irsyad bersama jajaran direksi dan komisaris, Gubernur Sumbar diwakili Pj Sekda  Benny Warlis, Ketua MUI Sumbar Gusrizal Gazahar, serta pimpinan ormas dan perguruan tinggi, berfoto bersama usai penandatanganan nota kesepahaman bersama, di Balcone Hotel & Resort, Kabupaten Agam, Kamis (22/7). 
Direktur Utama Bank Nagari Muhamad Irsyad bersama jajaran direksi dan komisaris, Gubernur Sumbar diwakili Pj Sekda  Benny Warlis, Ketua MUI Sumbar Gusrizal Gazahar, serta pimpinan ormas dan perguruan tinggi, berfoto bersama usai penandatanganan nota kesepahaman bersama, di Balcone Hotel & Resort, Kabupaten Agam, Kamis (22/7). 






AGAM, HARIANHALUAN.COM- Bank Nagari menandatangani nota kesepahaman bersama tentang pelaksanaan edukasi, literasi dan sosialisasi perbankan syariah, di The Balcone Hotel & Resort, Kabupaten Agam, Kamis (22/7). Adapun yang terlibat dalam nota kesepahaman ini adalah 18 institusi pemerintah, organisasi kemasyarakatan (ormas), dan perguruan tinggi di Sumbar.

Baca Juga: Update Covid-19 22 Juli 2021: Bertambah 49.509, Total Terkonformasi Positif Corona Indonesia Tembus 3 Juta

Dengan keterlibatan berbagai unsur ini, diharapkan program literasi dan edukasi perbankan syariah bisa mendorong pencapaian hasil yang optimal.

Kegiatan yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat itu, juga diikuti oleh sebagian peserta melalui Zoom Meeting.

Direktur Utama Bank Nagari Muhamad Irsyad pada kesempatan itu menjelaskan, rendahnya tingkat literasi keuangan saat ini, akan mempengaruhi tingkat pemanfaatan produk atau layanan jasa keuangan. Untuk itu diperlukan kegiatan-kegiatan guna peningkatan literasi keuangan agar masyarakat dapat menentukan produk dan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan, memahami manfaat dan risiko, mengetahui hak dan kewajiban serta memperoleh keyakinan bahwa produk dan jasa keuangan yang dipilih akan berdampak pada kesejahteraan.

"Bank Nagari akan lebih meningkatkan peran dalam literasi keuangan khususnya literasi keuangan syariah di Sumatra Barat dengan melakukan sinergitas dengan Institusi Pemerintah, Perguruan Tinggi dan Organisasi Kemasyaratakan yang bergerak di bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan agar memperoleh hasil yang optimal," kata Irsyad.

Sebelumnya Bank Nagari telah melakukan kerjasama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Wilayah Sumatra Barat sesuai dengan Nota Kesepahaman Bersama nomor 34/PW/MES SUMBAR/I/2021 dan MOU/005/DIR/01-2021 tanggal 21 Januari 2021 tentang Pelaksanaan Edukasi dan Literasi Perbankan Syariah Dalam Rangka Konversi Bank Nagari Menjadi Bank Umum Syariah.

"Untuk lebih masifnya kegiatan edukasi atau literasi ini, kerja sama tersebut perlu diperluas dengan melakukan kerja sama serupa dengan Institusi Pemerintah, Organisasi Kemasyarakatan yang bergerak di bidang Keagamaan dan Sosial Kemasyarakatan dan Perguruan Tinggi yang berkaitan dengan pemanfaatan jasa keuangan khususnya perbankan syariah," kata Muhamad Irsyad.

Lebih jauh Dirut Bank Nagari menyebutkan terdapat 18 Institusi Pemerintah, Organisasi Kemasyaratakan yang bergerak di bidang Keagamaan dan Sosial Kemasyarakatan dan Perguruan Tinggi yang ikut andil dalam kerja sama edukasi, literasi dan sosialisasi perbankan syariah ini.

Antara lain: Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Barat, Majelis Ulama Indonesia Wilayah Sumatra Barat, Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Universitas Muhammadiyah Sumatra Barat,
Universitas Baiturrahmah, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Sumatra Barat, Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatra Barat,  Pengurus Wilayah Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) Provinsi Sumatra Barat, Majelis Pimpinan Wilayah Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sumatra Barat, Dewan Perwakilan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Sumatra Barat, Perwakilan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Sumatra Barat, Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) Provinsi Sumatra Barat, Dewan Dakwah Indonesia Provinsi Sumatra Barat, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sumatra Barat, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sumatra Barat, dan Ikatan Dai Indonesia Sumatra Barat.

Gubernur Sumbar yang diwakili Pj Sekda Sumbar Benni Warlis mengapresiasi kesungguhan Bank Nagari dalam menyosialisasikan perbankan syariah dan upayanya untuk mewujudkan konversi Bank Nagari dari konvensional ke syariah.

"Tentunya kita juga harus mempertimbangkan 3 hal. Yakni aspek syari, aspek bisnis dan aspek regulasi yang tak bisa dipisahkan. Sekarang aspek syari dan bisnis sudah. Tinggal lagi aspek regulasinya," kata Benni.

Ketua MUI Sumbar Gusrizal Gazahar menyebutkan MUI dan segenap ormas Islam siap mendukung konversi Bank Nagari ke syariah. Karena hal itu sesuai dengan filosofi ABS SBK di Minang. Dan jika nanti Bank Nagari sudah konversi ke syariah, segenap anggota ormas ormas Islam siap untuk menjadi nasabahnya.  (h/atv) 

Editor: Heldi Satria

Tags

Terkini

Usai PPKM, Mal Butuh Waktu 3 Bulan untuk Pulih

Minggu, 25 Juli 2021 | 03:05 WIB

Bappebti Blokir 109 Situs Investasi Bodong

Kamis, 22 Juli 2021 | 15:42 WIB
X