Tanamkan Budaya K3 Sejak Dini, PLN Blusukan ke SMK Negeri 2 Lubuk Basung

- Selasa, 20 September 2022 | 18:37 WIB
Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bukittinggi Zuhamdi dan Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UIW Sumbar Yenti Elfina.
Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bukittinggi Zuhamdi dan Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UIW Sumbar Yenti Elfina.

HARIAN HALUAN - Dukung pendidikan vokasi, PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Barat hadiri undangan SMK Negeri 2 Lubuk Basung. PLN hadir guna berikan paparan budaya kerja PLN kepada pengajar SMK Negeri 2 Lubuk Basung, yang kemudian akan diteruskan untuk penguatan karakter siswa.

Hadir dalam workshop tersebut Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bukittinggi Zuhamdi dan Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UIW Sumbar Yenti Elfina.

Baca Juga: Tidak Gelap Lagi, PLN Pasang PJU Mandiri di Perumnas Kampung Pinang Lubuk Basung

Darfis Eka Putra, Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Lubuk Basung menyampaikan, workshop ini adalah upaya sekolah untuk membuat para pengajar mengerti tentang budaya kerja di dunia industri. Sehingga nantinya dapat mengedukasi anak didik untuk terlatih dan mengenal dunia industri, bahkan juga bekerja dan berperilaku seperti berada di industri tersebut.

‘’Kami ingin siswa SMK berbeda, berbeda lebih baik dan lebih berkarakter tentunya. Siswa kami harapannya lewat program Pelaksanaan Penguatan Karakter SMK Pusat Keunggulan ini menjadi lebih mengenal dunia industri dan setelah lulus lebih siap dan lebih terlatih,’’ tambahnya.

Baca Juga: Ikuti Perintah Presiden, PLN Touring Kota Padang Buktikan Mobil Listrik Lebih Hemat dan Aman

Zulhamdi dalam paparannya menyampaikan, budaya kerja sangat penting dalam keberlangsungan suatu perusahaan. Menurutnya, budaya kerja secara individual adalah ibarat karakter atau nilai dari setiap individu.

‘’Budaya berbeda dengan kebiasaan, budaya tidak terlihat namun tertanam lebih dalam dan lebih kuat. Sementara kebiasaan terlihat kasat mata dan bisa berubah kapan saja,’’ paparnya.

Senada dengan Zulhamdi, Yenti menyampaikan bahwa hasil penelitan internasional menyebutkan bahwa 81% perusahaan yang berfokus pada perkembangan budaya perusahaannya akan lebih unggul dan siap pada perubahan dan tantangan zaman.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

BSU Sudah Disalurkan ke 7 Juta Penerima

Rabu, 28 September 2022 | 06:39 WIB

Inflasi Tinggi dan Perlambatan Bayangi Pemulihan Ekonomi

Selasa, 27 September 2022 | 21:44 WIB

PLN Dikson Biaya Tambah Daya Listrik, Cuma Rp170 Ribuan

Senin, 26 September 2022 | 14:44 WIB
X