Bangkrut! Sri Lanka Salah Urus, Inflasi Agustus 70,2 Persen Akibat Lonjakan Harga

- Rabu, 21 September 2022 | 22:38 WIB
Pengemudi becak mengantre pada hari Sabtu di sebuah pompa bensin di Kolombo. (Shutterstock-Chamila Karunarathne)
Pengemudi becak mengantre pada hari Sabtu di sebuah pompa bensin di Kolombo. (Shutterstock-Chamila Karunarathne)

HARIAN HALUAN - Melonjaknya harga makanan kebutuh pangan dan harga barang non-makanan, membuat Sri Lanka kian bangkrut dihimpit oleh meningkatnya inflasi yang mencapai di atas 70 persen.

Bank Sentral Sri Lanka (CBSL) mengatakan, inflasi konsumen di Sri Lanka meningkat menjadi 70,2 persen pada Agustus ketika negara itu berada di bawah krisis ekonomi terburuk dalam beberapa dasawarsa.

Kepala Penelitian Perusahaan investasi First Capital yang berbasis di Kolombo Dimantha Matthew, dikutip dari Channel News Asia, Rabu, mengatakan Inflasi diperkirakan akan menurun mulai September.

Baca Juga: Terdampak Kenaikan Harga BBM, Athari Suarakan Keluhan Masyarakat

"Namun, inflasi hanya cenderung moderat dan mencapai satu digit pada paruh kedua 2023." jelas  Dimantha Matthew  pada 21 September 2022.

Ekonomi Sri Lanka menyusut 8,4 persen pada kuartal hingga Juni dari tahun lalu dalam salah satu penurunan paling tajam yang terlihat dalam periode tiga bulan, di tengah kekurangan pupuk dan bahan bakar.

Kekurangan dolar AS, yang disebabkan oleh salah urus ekonomi dan dampak pandemi covid-19, telah membuat Sri Lanka berjuang untuk membayar impor penting termasuk makanan, bahan bakar, pupuk, dan obat-obatan.

Baca Juga: Tolak Kenaikan Harga BBM, BEM SI Demo Besar-besaran hingga 10 September

Negara itu awal bulan ini mencapai kesepakatan awal dengan Dana Moneter Internasional untuk pinjaman sekitar USD2,9 miliar, bergantung pada menerima jaminan pembiayaan dari kreditur resmi dan negosiasi dengan kreditur swasta.

 

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Tags

Terkini

BSU Sudah Disalurkan ke 7 Juta Penerima

Rabu, 28 September 2022 | 06:39 WIB

Inflasi Tinggi dan Perlambatan Bayangi Pemulihan Ekonomi

Selasa, 27 September 2022 | 21:44 WIB

PLN Dikson Biaya Tambah Daya Listrik, Cuma Rp170 Ribuan

Senin, 26 September 2022 | 14:44 WIB
X