Subholding PLN Energi Primer untuk Jamin Pasokan ke Pembangkit Listrik

- Kamis, 22 September 2022 | 16:41 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

HARIAN HALUAN - Menteri BUMN Erick Thohir optimistis pembentukan Holding - Subholding PT PLN (Persero) akan memberikan kepastian pengadaan energi primer untuk operasional pembangkit.

Erick mengatakan setelah dua tahun lalu saya minta PLN untuk melakukan transformasi. Menurutnya, penting untuk PLN mengembangkan inovasi dan melakukan efisiensi serta proses bisnis yang kompleks harus ditata ulang.

Baca Juga: Wah.. Aset Subholding Pembangkit PLN Jadi Terbesar di Asia Tenggara

“Pertama, saya minta urusan pengadaan energi primer yang sebelumnya tersebar dan tidak efisien, agar dikelola secara terpusat sehingga lebih efisien. Akan dibentuk satu subholding yaitu PLN Energi Primer Indonesia. Dengan ini maka security of supply bisa lebih kokoh,” katanya.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan subholding energi primer ini akan fokus melakukan tata kelola hingga rantai pasok dari sumber energi primer untuk pembangkit, yaitu Batu Bara, Gas dan BBM, serta Biomassa. PLN Energi Primer Indonesia memiliki tiga anak usaha yaitu Coal Mining Company, Gas Midstream Company, dan Logistic Coal Company. Subholding ini akan mengamankan pasokan energi primer untuk memproduksi listrik hingga 280 ribu Gigawatt Hour (GWh) per tahun.

Baca Juga: Menteri BUMN Umumkan Holding dan 4 Subholding PLN, Makin Lincah Jadi Perusahaan Energi Berbasis Teknologi

"Ini akan mengonsolidasikan pengadaan dan rantai pasok energi primer hanya di satu titik berada di bawah subholding energi primer," ucap Darmawan.

Darmawan mencontohkan, sebelumnya rantai pasok batubara tersebar di PLN dan masing-masing anak usaha PLN.

"Dulu PJB punya sendiri, Indonesia Power punya sendiri, kita ada sendiri, lalu di pembangkitan masing-masing juga ada. Ini kami sinergikan, kami kelola dan kami konsolidasikan jadi satu sehingga lebih efektif dan efisien," ujar Darmawan.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Redaksi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BSU Sudah Disalurkan ke 7 Juta Penerima

Rabu, 28 September 2022 | 06:39 WIB

Inflasi Tinggi dan Perlambatan Bayangi Pemulihan Ekonomi

Selasa, 27 September 2022 | 21:44 WIB

PLN Dikson Biaya Tambah Daya Listrik, Cuma Rp170 Ribuan

Senin, 26 September 2022 | 14:44 WIB
X