5 Fakta Seputar Vanuatu, Salah Satu Negara Terbahagia di Dunia

- Senin, 27 September 2021 | 12:50 WIB
Fakta Negara Republik Vanuatu (sumber gambar: Pixabay.com)
Fakta Negara Republik Vanuatu (sumber gambar: Pixabay.com)

Praktik tersebut terjadi sekitar tahun 1800-an. Dua misionaris Inggris yang dikirimkan Komunitas Misionaris London adalah korbannya pada tahun 1839. Kedua misionaris naas tersebut dibunuh, kemudian dimakan di Pulau Martyrs yang kini bernama Erromango.

Dilansir melalui Tourism Vanuatu, menurut antropolog, pembunuhan kanibal terakhir yang tercatat di Vanuatu terjadi pada 1969. Meski penduduk Vanuatu sudah tidak melakukan praktikkan kanibalisme, praktik memasak tradisional menggunakan daging manusia masih diwariskan secara turun temurun hingga saat ini.

Terdapat Suku Pulau Tanna Pemuja Pangeran Philip

Ratu Elizabeth II dan suaminya, Pangeran Philip, pernah mengunjungi Vanuatu pada tahun 1974. Sejak saat itu, lahir kepercayaan yang menyembah suami Ratu Inggris tersebut. Pangeran Philip diyakini oleh mereka, sebagai jelmaan leluhur Pulau Tanna.

Kepercayaan tersebut muncul saat seorang pendayung kano perang bernama Jack Naiva, menyambut kapal pesiar kerajaan Inggris di Port Vila pada saat kunjungan tahun 1974. Sejak saat itu, Ia meyakini Pangeran Philip adalah 'mesias sejati'.

Memiliki Tradisi Serupa dengan Bungee Jumping

Bungee jumping adalah kegiatan atau olahraga ekstrem melompat dari ketinggian tertentu, dengan hanya menggunakan seutas tali lentur yang diikat di bagian tubuh atau pergelangan kaki. Bungee jumping biasanya dilakukan di atas air mengalir atau sungai-sungai.

Terdapat tradisi di Vanuatu yang serupa dengan kegiatan bungee jumping. Tradisi tersebut bernama Nagol. Tradisi Nagol dilakukan dengan cara melompat dari menara kayu setinggi 30 meter.

Dalam tradisi Nagol, hanya mempersiapkan tanah keras sebagai tempat mendarat. Tradisi ini juga disebut sebagai land diving. Pria yang ingin menunjukkan kedewasaannya, harus berani memanjat ke atas menara dan melompat ke bawah tanah. Hal tersebut dilakukan hanya dengan bermodalkan seutas tali yang dibuat dari tanaman rambat.

Mereka tidak mengenakan pelindung apa pun. Oleh sebab itu, ritual ini sangat ekstrem karena taruhannya adalah nyawa. Tradisi Nagol bukan sebuah kegiatan biasa. Tradisi ini diadakan setiap tahun, untuk menunjukkan kedewasaan pria Vanuatu.

Halaman:

Editor: Rizky Adha Mahendra

Sumber: Kumparan.com, tribunnews.com, idntimes.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Serdadu Sam Rilis Lagu 'Rencana Tiga Belati'

Senin, 24 Januari 2022 | 13:45 WIB
X