Terungkap! Rachel Vennya Kabur dari Wisma Atlet Dibantu oleh Oknum TNI

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 06:40 WIB
Selebgram Rachel Vennya. Dok Pikiran-Rakyat.com
Selebgram Rachel Vennya. Dok Pikiran-Rakyat.com

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kabar selebgram Rachel Vennya yang kabur dari karantina kesehatan di Wisma Atlet setelah pulang dari Amerika Serikat (AS) dibenarkan oleh Kapendam (Kepala Penerangan Kodam) Jaya. Bahkan, saat kabur,Rachel Vennya bersama kekasihnya, Salim Nauderer dibantu oleh oknum TNI berinisial FS.

"Pada saat pendalaman kasus, ditemukan adanya dugaan tindakan nonprosedural oleh oknum anggota Pengamanan Bandara Soetta (TNI) berinisial atas nama FS. FS telah mengatur agar selebgram Rachel Vennya dapat menghindari prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari luar negeri," kata Kapendam Jaya Kolonel Herwin BS dikutip dari Suara.com, Kamis (14/10/2021).

Baca Juga: Rachel Vennya Tawarkan Hadiah Rp15 Juta Nih buat Kamu, Apa Sih Challenge-nya?

Herwin menjelaskan, Kodam Jaya selaku Kogasgabpad Covid-19 menjelaskan pemeriksaan terkait hal tersebut berawal di bandara sampai di Wisma Atlet Pademangan. Setelah merunut kejadian kaburnya Rachel Vennya, ditemukan ada keterlibatan oknum TNI di bandara.

"Dari hasil penyelidikan sementara, terdapat temuan bahwa adanya Oknum anggota TNI bagian Pengamanan Satgas di Bandara yang melakukan tindakan nonprosedural," ucap Herwin.

Baca Juga: Part 1: Selebriti Tanah Air Yang Semakin Memesona Setelah Menggugat Cerai Di Tahun 2021, Ada Rachel Venya

Keputusan Kepala Satgas Covid-19 Nomor 12/2021 pada 15 September 2021 menyatakan yang berhak mendapat fasilitas repatriasi karantina di RSDC Wisma Pademangan adalah pekerja migran Indonesia (PMI), pelajar atau mahasiswa Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar dari luar negeri dan pegawai pemerintah yang kembali ke Indonesia setelah perjalanan dinas dari luar negeri. Rachel Vennya tak termasuk dam ketiga kategori tersebut.

Setelah ditemukan keterlibatan oknum TNI, Pangdam Jaya selaku Pangkogasgabpad Covid-19, Mayjen TNI Mulyo Aji, memerintahkan penyidikan terhadap FS. Herwin menyebutkan Mayjen Mulyo Aji meminta proses pemeriksaan dilakukan secara cepat, baik ke oknum TNI tersebut, atau bagian lainnya.

"Penyelidikan juga akan dilakukan terhadap tenaga sektor kesehatan, tenaga pengamanan dan penyelenggara karantina lainnya agar diperoleh hasil yang maksimal," jelasnya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Suara.com

Tags

Terkini

Terpopuler

X