Hotel Djakarta Eksis dari Zaman ke Zaman

- Sabtu, 12 Maret 2016 | 01:27 WIB

Sebagai salah satu kota tertua di pantai barat Sumatera, Kota Padang memiliki sejarah panjang nan terpadu dengan seni budayanya. Keberagaman seni, budaya, bahasa ini juga disempurnakan dengan berjuta pesona dan keindaham alama nan eksotis, sehingga memikat hati.

Maka tak dipungkiri, Kota Padang merupakan satu dari sekian banyak daerah yang menjadi destinasi utama para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, kunjungan di hari biasa maupun hari libur.

Di jantung Kota Padang, dekat dengan objek wisata Pantai Padang, di sana berdiri kokoh dengan megah Hotel Djakarta yang berbasiskan syariah.

Hotel Djakarta berada di Jalan Belakang Olo No. 57. Hotel ini didirikan pada tahun 1970 oleh Amir Jalil, putra Minang yang sukses merantau di Pulau Jawa dan tergerak hatinya untuk membangun kampung halaman. 

Hotel Djakarta yang berlokasi di jantung kota, hanya butuh waktu lima menit ke pantai maupun pusat perbelanjaan, hiburan dan kawasan bisnis sehingga bias menjadi referensi untuk anda jika ingin berwisata, berkunjung, menginap maupun berbisnis ke Kota Padang.

Tidak hanya itu, kemudahan akses ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) maupun ke Pelabuhan Teluk Bayur pun mudah diakses.

Selain melayani kebutuhan wisatawan dan pelaku bisnis, Hotel Djakarta juga menawarkan pelayanan 24 jam dengan ciri khas keramahan masyarakat Minang. Perpaduan antara kebudayaan Minang dengan arsitektur bangunan ala Van Java menjadi daya tarik bagi tamu, sehingga Hotel Djakarta mudah diingat. 

Saat kunjungan Haluan beberapa waktu lalu ke Hotel Djakarta, langsung disambut ramah penuh kekeluargaan oleh Manager Hotel Rahmad Djaja.

Rahmad Djaja mengatakan, Hotel Djakarta dari zaman dahulu sampai sekarang terus berbenah interior, fasilitas kamar, meningkatkan dalam pelayanan, harga yang terjangkau.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

4 Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan Saat Weekend!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 20:35 WIB
X