Dr Andani: Nagari Tageh, Kebersamaan untuk Memenangkan Perang Melawan Covid-19

- Kamis, 22 Oktober 2020 | 12:53 WIB


HARIANHALUAN.COM-Perang total melawan Covid-19 tentu harus melibatkan semua kita, dan tak hanya  di kota tapi  juga di pelosok Nagari (desa).

Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand Dr. Andani Eka Putra mengakui,  Covid-19 memang telah  mendera semua sektor, menimbukan  banyak korban bahkan juga merenggutkan banyak nyawa. 

"Tapi kita tak boleh menyerah. Kita ini bangsa pejuang. Ini 'perang semesta',   kita semua harus  berjuang, tentu dengan penuh keikhlasan,"  ungkap Dr Andani dalam bincang-bincang dengan Harianhaluan.com, di Rumah Sakit  Universityas Andalas (RS Unand), Rabu kemarin(21/10/2020).
 
Membentuk dan memberdayakan 'Nagari Tageh'   atau Desa/Kelurahan  Tangguh-Kuat di Sumatera Barat, adalah salah satu konsep yang digagas dan mulai dilaksanakan  Dr Andani bersama tim Perguruan Tinggi yang melibatkan semua elemen di tingkat Nagari. "Ya, namanya perang semesta, tentu diperlukan langkah konkret dan terukur," jelasnya.


Menurutnya,   Nagari Tageh tak hanya menyentu masalah kesehatan, terutama Covid-19, melainkan juga soal  ekonomi, ketahanan pangan, pendidikan dan sosial budaya, pangan.

"Jadi,  nantinya  motor penggerak di lapangan bukan hanya Pak Wali Nagari dan perangkatnya, bukan pula  cuma Bidan Desa, tapi juga akademisi dan kalangan mahasiswa. Mahasiswa di Nagari, atau Desa dan Keluarahan setempatlah ujung tombak edukasi masyarakatnya. Makanya kita menyelaraskan gerakan Nagari Tageh ini dengan  program Kampus Merdeka," ungkapnya.

Dr Andani menambahkan, di Nagari, Desa dan Kelurahan  percontohan itu, juga akan ada Rumah Aman,  Rumah Isolasi Mandiri. 

"Kehadiran Rumah Aman bagi ibu hamil, salah satu kebutuhan mendesak di musim pandemi ini. Mereka harus dilindungi dan merasa nyaman menjalang dan pasca melahirkan. Mereka jangan sampai  setres harus melulu di Rumah Sakit. Jika hasil tes negatif Covid-19,  ya harus diaman dan dinyamankan sebelum dan sesudah melahirkan di Rumah Aman," harapnya.

Dimulai dari 7 Nagari di Kabupaten Solok  Selatan, kini Gerakan  Nagari Tageh sedang dikobarkan di sejumlah nagari di beberapa daerah Kabupaten/Kota di Sumbar.

Dr Andani mengakui perang melawan Covid-19 memang sangatlah berat, namun akan terasa ringan jika didasari niat yang ikhlas. Ketulus demi  membantu masyarakat itu pula  yang membuat Andani  dan anggota timnya  bahkan mampu  berkerja 24 jam menuntas pool test dan pernah menuntas enam ribu sampel.

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Terpopuler

X