Bom Bunuh Diri di Pakistan Tewaskan 3 Orang Tentara, 15 Lainnya Luka-luka

Milna Miana
- Senin, 6 September 2021 | 08:11 WIB
Dok Pikiran-Rakyat.com
Dok Pikiran-Rakyat.com

PAKISTAN, HARIANHALUAN.COM - Bom bunuh yang menyerang pasukan paramiliter di kota Quetta di provinsi Balochistan, barat daya Pakistan menewaskan 3 (tiga) orang dan 15 lainnya terluka.

Quetta adalah ibu kota provinsi Balochistan dekat perbatasan Afghanistan. Provinsi ini telah menyaksikan pemberontakan selama puluhan tahun oleh separatis yang menuntut kemerdekaan dari Pakistan, mengutip apa yang mereka katakan adalah monopoli negara dan eksploitasi sumber daya mineral provinsi.

Baca Juga: Terbang ke Kabul, Presiden Erdogan Bahas Peningkatan Keamanan Banda dengan Taliban

Inspektur Jenderal Polisi Distrik untuk Quetta, Azhar Akram mengatakan, bahwa serangan itu disebabkan oleh seorang pembom bunuh diri yang terjadi pada Minggu (5/9) pagi di sebuah pos pemeriksaan Frontier Corp, pasukan paramiliter yang ditempatkan di kota Quetta.

Taliban Pakistan, yang dikenal sebagai Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu.

Baca Juga: China jadi 'Tulang Punggung' Taliban, Jubir: Mereka Mitra Terpenting Kami

Meskipun ada serangan yang ditargetkan oleh TTP di Frontier Corp pada Juli lalu, serangan paling mematikan baru-baru ini dilakukan oleh kelompok militan itu pada April lalu, ketika sebuah ledakan di luar sebuah hotel mewah di Quetta menewaskan empat orang dan melukai 12 lainnya.

Pemimpin TTP Noor Wali Mehsud tampak didukung oleh keuntungan Taliban Afghanistan. Ketika Taliban mendekati Kabul, Mehsud menyarankan "kemenangan seorang Muslim pasti bermanfaat bagi Muslim lainnya."

Dia bersumpah untuk mengambil alih wilayah perbatasan suku Pakistan, mengisyaratkan akan lebih mudah dengan perginya pasukan AS dan Taliban Afghanistan yang bertanggung jawab di Kabul. Serangan pesawat tak berawak AS menewaskan tiga pendahulunya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Okezone.com

Tags

Terkini

Oleksiy Vadatursky, Konglomerat Ukraina Dibom Rusia

Senin, 1 Agustus 2022 | 13:36 WIB

Joe Biden Positif Covid-19 Lagi, Begini Gejalanya!

Minggu, 31 Juli 2022 | 12:21 WIB
X