Cegah Konfrontasi AS-China, 90 Menit Biden dan Jinping Teleponan

- Sabtu, 11 September 2021 | 01:35 WIB
Ilustrasi perang dagang AS-China.(SHUTTERSTOCK-kompas.com)
Ilustrasi perang dagang AS-China.(SHUTTERSTOCK-kompas.com)


WASHINGTON, HARIANHALUAN.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden menelpon dan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Selama 90 menit teleponan itu keduanya membahas masalah krusial yang bisa memicu konfrontasi langsung.

Baca Juga: Lindungi Ekositem, Warga Desa Sungai Linau Tolak Penanaman Sawit

"Biden memperingatkan agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat menyebabkan konfrontasi antara pemerintah AS dan Tiongkok," kata Gedung Putih, Jumat. Sementara Xi menyerukan arah baru dalam hubungan yang, kata dia, dilanda kesulitan serius.

Hubungan AS-Tiogkok menukik tajam di bawah pendahulu Biden, Donald Trump, yang meluncurkan perang dagang antara ekonomi nomor satu dan dua di dunia. Trump mengritik pemerintah Tiongkok atas penanganan pandemi virus corona.

Pemerintahan Biden mendesak multilateralisme dan diakhirinya ideologi Amerika Pertama Trump. Ia mempertahankan tarif perdagangan dan tetap bersikap keras pada bidang-bidang lain yang kontroversial dalam hubungan dengan Tiongkok, seperti keamanan siber dan hak asasi manusia (HAM).

Selama panggilan telepon itu, pesan Biden adalah bahwa pemerintah AS ingin memastikan agendanya. "Kita tidak memiliki situasi apa pun di masa depan, di mana kita membelok ke dalam konflik yang tidak diinginkan," kata seorang pejabat senior pemerintah AS kepada wartawan, Jumat (10/9/2021).

Di Beijing, penyiar media CCTV negara melaporkan bahwa panggilan telepon itu terus terang dan mendalam. Xi mencatat kesulitan serius yang disebabkan oleh kebijakan pemerintah AS baru-baru ini terhadap Tiongkok, yang telah membuat negara-negara tersebut saling berhadapan dalam perdagangan, teknologi, HAM, hingga soal asal usul virus corona.

"Apakah Tiongkok dan AS dapat menangani hubungan mereka dengan baik ... sangat penting untuk masa depan dan nasib dunia," kata penyiar negara CCTV, mengutip Xi.

Gedung Putih mengisyaratkan kebuntuan diplomatik tidak berkelanjutan dan berpotensi berbahaya, membutuhkan intervensi oleh para pemimpin.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: beritasatu.com

Tags

Terkini

Kecelakaan Pesawat di Rusia, 16 Orang Dilaporkan Tewas

Minggu, 10 Oktober 2021 | 20:35 WIB

Terpopuler

X