Ada Jokowi, Biden dan 10 Pimpinan Negara Lainnya, Dunia Lagi Bahas Apa?

- Sabtu, 18 September 2021 | 10:30 WIB
Presiden Joko Widodo menjadi satu dari sepuluh kepala negara atau kepala pemerintahan yang mengikuti Major of Economies on Energy and Climate 2021 yang digelar secara virtual pada Jumat, 17 September 2021. Dari Istana Kepresidenan Bogor, Presiden mengikuti forum yang berisi negara-negara utama dalam pembahasan tentang energi dan perubahan iklim tersebut. (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo menjadi satu dari sepuluh kepala negara atau kepala pemerintahan yang mengikuti Major of Economies on Energy and Climate 2021 yang digelar secara virtual pada Jumat, 17 September 2021. Dari Istana Kepresidenan Bogor, Presiden mengikuti forum yang berisi negara-negara utama dalam pembahasan tentang energi dan perubahan iklim tersebut. (Biro Pers Sekretariat Presiden)


HARIANHALUAN.COM - Sejumlah kepala negara di dunia termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengikuti Major of Economies on Energy and Climate 2021 secara virtual.
Dari Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (17/9), Jokowi mengikuti forum yang berisi negara-negara utama dalam pembahasan tentang energi dan perubahan iklim tersebut.

"Presiden Amerika, Joe Biden, telah mengundang sejumlah negara utama untuk hadir pada pertemuan ini," kata Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar usai mendampingi Jokowi, dikutip dari CNBC Indonesia, Sabtu (18/9/2021).

Baca Juga: Gampang! Begini Cara Menyembunyikan Status Online WhatsApp

"Pada kesempatan malam ini Bapak Presiden adalah salah satu dari hanya 10 kepala pemerintahan lainnya yang hadir dan berbicara dalam pertemuan melalui virtual setting," jelasnya.

Berdasarkan catatan, selain 10 kepala pemerintahan hadir pula Presiden Komisi Eropa, Presiden Dewan Eropa, dan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Pertemuan Major Economies Forum bertujuan untuk menggalang kerja sama negara-negara utama untuk langkah-langkah konkret yang ambisius untuk mewujudkan ambisi ataupun target dari pertemuan Conference of Parties (COP26) di Glasgow November mendatang.

Menurut Wamenlu, tujuan secara spesifik adalah memastikan bahwa perubahan suhu dunia tidak melebihi satu setengah derajat celsius.

Dalam konteks tersebut, yang menjadi satu fokus utama adalah penyampaian apa yang disebut dengan Nationally Determined Contribution (NDC), yaitu komitmen masing-masing negara yang disampaikan dalam kerangka rencana program dan tujuan untuk mengatasi perubahan iklim.

Selain itu, Presiden AS Joe Biden juga mengundang para peserta yang hadir pada pertemuan ini untuk mendukung apa yang disebut dengan global methane pledge, yaitu kesepakatan atau suatu janji bersama untuk juga mengatasi emisi yang disebabkan oleh gas metan.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

Kecelakaan Pesawat di Rusia, 16 Orang Dilaporkan Tewas

Minggu, 10 Oktober 2021 | 20:35 WIB

Terpopuler

X