Asal Mula Peringatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor

- Rabu, 22 September 2021 | 07:53 WIB
Hari Bebas Kendaraan Bermotor
Hari Bebas Kendaraan Bermotor

Hari bebas kendaraan bermotor diperingati setiap tanggal 22 September di seluruh dunia.

Untuk memudahkan mobilitas masyarakat, kendaraan bermotor menjadi alat yang sering digunakan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Namun karena banyaknya jumlah kendaraan bermotor yang dimiliki orang pribadi maupun transportasi umum menjadi salah satu penyebab utama polusi udara semakin meningkat.

Tingginya angka polusi udara membuat kondisi bumi semakin panas. Jika hal ini dibiarkan, tentunya akan berdampak buruk pada makhluk hidup yang ada di muka bumi. Selain polusi udara, banyaknya pengguna kendaraan bermotor juga membuat kemacetan yang sering terjadi di kota besar sulit terurai.

Walau dibuat untuk memudahkan aktivitas masyarakat, ternyata banyaknya jumlah kendaraan bermotor atau alat transportasi yang beroperasi juga bisa menimbulkan berbagai masalah. Untuk menanggapi hal tersebut, beberapa pihak tergerak untuk mengkampanyekan gerakan hijau dengan menetapkan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day yang ditetapkan setiap tanggal 22 September.

Baca Juga: Warga DKI Ingatkan Pejabat untuk Bertanggung Jawab Atas Polusi Udara

Sejarah Hari Bebas Kendaraan Bermotor Internasional
Telah diputuskan bahwa setiap tanggal 22 September akan diperingati Hari Bebas Kendaraan Bermotor. Peringatan ini dilakukan untuk mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menggunakan kendaraan pada peringatan tersebut.

Sejarah atau asal mula peringatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day dimulai dari tahun 1950-an. Pada tahun tersebut, banyak sekali kelompok masyarakat yang menuai protes tentang penggunaan kendaraan bermotor khususnya pengguna mobil.

Pada saat itu, mobil dianggap sebagai objek pengganggu keindahan kota dan lingkungan. Oleh sebab itu, di negara Belanda dan Belgia selalu rutin merayakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor yang dimulai pada tahun 1956-1957.

Selain merusak keindahan kota dan lingkungan, peneliti sudah mulai mengungkapkan akan dampak buruk tingginya pengguna kendaraan bermotor terhadap kerusakan lingkungan. Akhirnya di tahun 1994 pada sebuah konferensi internasional, terdapat sebuah makalah yang membahas mengenai strategi untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor.

Akhirnya di akhir tahun 1990-an, perencanaan dan pelaksanaan proyek bebas mobil sudah mulai dijalankan di negara-negara Eropa. Setelah proyek tersebut berhasil dijalankan, pada tahun 1997 Asosiasi Transportasi Lingkungan Inggris juga mulai membuat proyek negaranya untuk membebaskan kendaraan bermotor yang dilakukan selama 3 hari setiap tahunnya. Melihat keberhasilan Inggris dari adanya proyek tersebut, 3 negara lainnya seperti Spanyol, Italia, dan juga Prancis juga ikut melakukan proyek tersebut di negaranya masing-masing.

Halaman:

Editor: Nasfati Sabrina

Sumber: Kendalku.com, Merdeka.com, Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kecelakaan Pesawat di Rusia, 16 Orang Dilaporkan Tewas

Minggu, 10 Oktober 2021 | 20:35 WIB

Terpopuler

X