Waspada! WHO Identifikasi Varian Baru Covid-19 R.1

- Minggu, 26 September 2021 | 08:27 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Belum mereda varian Delta, kini WHO tertuju pada varian baru lainnya di antaranya R.1. Varian ini, kini menyebar di Amerika Serikat (AS) selain Delta dan banyak ditemukan di panti jompo negeri itu.

Berawal dari Kentucky, varian yang masuk kategori "variants under monitoring" itu menyebar di 47 negara bagian Paman Sam.

Baca Juga: Tanda-Tanda Virus Corona Varian Delta yang Menular Sangat Cepat

Dilansir dari Deadline melalui CNBC Indonesia, Minggu (26/9/2021), Gubernur Andy Beshear mengatakan Kentucky termasuk di antara tiga negara bagian dengan tingkat infeksi tertinggi, saat varian R.1 pertama kali diidentifikasi.

"Tingkat serangan tiga sampai empat kali lebih tinggi di antara penduduk dan [pekerja] yang tidak divaksinasi dibandingkan dengan mereka yang divaksinasi," tulis temuan tersebut.

Baca Juga: Kebal Vaksin, Pemerintah Sebut Virus Corona Varian MU Belum Ditemukan di Indonesia

Meski demikian, varian ini sebenarnya tak berasal dari AS. Diketahui, R.1 ditemukan pertama kali di Jepang Januari 2021.

Ia disebut mampu melewati perlindungan antibodi yang ada pada vaksin lengkap. Varian ini terdeteksi pada salah tiga orang di satu keluarga di Jepang, yang berusia 40 tahun dan 10 tahun.

Saat ini varian ini juga terdeteksi di China, India dan Eropa bagian Barat. Per 21 September, disebut ada 10.567 kasus R.1 terdeteksi di seluruh dunia.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

Jamaah yang Sudah Divaksin Sinovac Dibolehkan Umrah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 05:10 WIB

Selama Pandemi, Kasus Bunuh Diri di Thailand Meningkat

Minggu, 17 Oktober 2021 | 19:40 WIB

Kecelakaan Pesawat di Rusia, 16 Orang Dilaporkan Tewas

Minggu, 10 Oktober 2021 | 20:35 WIB

Terpopuler

X