Aturan Baru Taliban, Pria Afghanistan Dilarang Potong Jenggot

Milna Miana
- Senin, 27 September 2021 | 12:25 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

"Orang-orang itu menculik seorang pengusaha lokal dan putranya dan bermaksud membawa mereka ke luar kota, ketika mereka terlihat oleh patroli yang mendirikan pos-pos pemeriksaan di sekitar kota," kata Wakil Gubernur Herat, Sher Ahmad Ammar.

"Jenazah mereka dibawa ke alun-alun dan digantung di kota sebagai pelajaran bagi para penculik lainnya."

Sementara itu anak perempuan dan perempuan Afghanistan juga belum bisa melanjutkan pendidikan. Ini berbeda dengan janji kelompok itu sebelumnya.

Hanya anak laki-laki yang sudah dipanggil kembali untuk bersekolah. Pekerja perempuan juga dikeluarkan dari sistem. (*)

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

156 Jiwa Meninggal Akibat Kolera di Afrika Barat

Selasa, 30 November 2021 | 13:33 WIB

Raja Salman Cari Investor dan Siap Tawarkan 160 Proyek

Senin, 29 November 2021 | 22:35 WIB
X