WHO Sebut Eropa Pusat Penyebaran Kasus Covid-19, Apa Alasannya?

Milna Miana
- Rabu, 10 November 2021 | 09:30 WIB
Logo World Health Organization (WHO) (Foto: AP)
Logo World Health Organization (WHO) (Foto: AP)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mewanti-wanti Eropa dan Asia Tengah yang menyebabkan sebanyak 500 ribu orang meninggal dalam tiga bulan ke depan. Hal itu dipicu karena kasus Covid-19 kembali melonjak.

Direktur WHO untuk kawasan Eropa Hans Kluge mengatakan, Eropa saat ini menjadi pusat penyebaran kasus Covid-19 dengan meningkatnya kasus.

Baca Juga: WHO Setujui Vaksin Covid-19 Covaxin Buatan India

Jumlah pasien Covid-19 yang harus dirawat di rumah sakit dan angka kematian kembali naik.

"Jumlah kasus kembali hampir mencapai rekor sebelumnya dan kecepatan penularan kasus sangat mengkhawatirkan," kata Hans dikutip dari Kompas.com, Rabu (10/11/2021).

Baca Juga: Para Pemimpin di KTT G20 Sepakat Capai Target Vaksinasi Global WHO

"Selama empat pekan terakhir, Eropa mengalami kenaikan lebih dari 55 persen kasus baru Covid-19."

"Sekarang ada lebih banyak kasus di Uni Eropa, 78 juta, lebih banyak dari kasus gabungan di Asia Tenggara, Timur Tengah, Pasifik Barat dan Afrika."

Kawasan Eropa yang mengalami peningkatan adalah seluruh negara Uni Eropa, Inggris, kemudian Rusia, Turki, Israel dan beberapa negara bekas Uni Soviet, seperti Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, Turkmenistan dan Uzbekistan.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: kompas.com

Tags

Terkini

Thailand Bagi-bagi Ganja Gratis ke Warganya

Minggu, 15 Mei 2022 | 10:04 WIB
X