Tolak Vaksin, Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Tak Ditanggung Pemerintah Singapura

Milna Miana
- Rabu, 10 November 2021 | 09:47 WIB
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19 (Foto: Pixabay)
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19 (Foto: Pixabay)

Singapura mengumumkan bahwa mereka akan memperluas layanan perawatan kesehatan Covid-19 gratis hanya untuk individu yang divaksinasi.

Singapura memiliki sistem perawatan kesehatan universal tetapi diprivatisasi. Pemerintah memberikan subsidi untuk biaya perawatan kesehatan berdasarkan tingkat pendapatan.

Untuk Covid-19, Singapura membuat pengecualian, yaitu pemerintah membayar tagihan untuk semua biaya medis terkait Covid-19.

Akibatnya, kebijakan baru akan memaksa warga Singapura yang tidak divaksinasi untuk menanggung biaya perawatan kesehatan seperti halnya dengan kondisi kesehatan lain yang tidak terkait Covid-19.

Tetapi ditegaskan Singapura bahwa kebijakan barunya itu berlaku bagi mereka yang tidak divaksinasi karena "pilihan" atau sengaja.

Artinya anak-anak di bawah 12 tahun yang belum bisa mendapat vaksinasi dan mereka yang memiliki alasan medis (sehingga tidak dapat divaksinasi) masih dapat mengakses pengobatan Covid-19 gratis.

85 persen warga telah divaksin

Melansir NPR, Singapura memiliki salah satu tingkat vaksinasi tertinggi di dunia.

Pada hari Minggu (7/11/2021), 85 persen dari populasinya telah divaksinasi penuh dan 18 persen telah menerima suntikan booster, menurut data Kementerian Kesehatan.

Menteri kesehatan memuji kerja keras tim vaksinasi dengan mengurangi jumlah manula yang tidak divaksinasi dari 175.000 pada awal Agustus menjadi di bawah 64.000.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: kompas.com

Tags

Terkini

Thailand Bagi-bagi Ganja Gratis ke Warganya

Minggu, 15 Mei 2022 | 10:04 WIB
X