Malaysia Izinkan Ganja untuk Obat Medis

Milna Miana
- Senin, 15 November 2021 | 06:47 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Malaysia mengizinkan penggunaan narkoba jenis ganja untuk medis. Kendati demikian, tetap didasari dengan merujuk kepada aturan yang sudah diberlakukan melalui undang-undang.

Menteri Kesehatan Khairy Jamaluddin mengatakan, undang-undang itu disahkan oleh pemerintah terkait penggunaan ganja untuk pengobatan atau medis.

Baca Juga: Simpan 9,5 Kg Ganja, Residivis Kembali Dicokok Polres Bukittinggi

“Undang-undang saat ini seperti Undang-Undang Narkoba Berbahaya 1952, Undang-Undang Racun 1952, dan Undang-Undang Penjualan Narkoba 1952 – tidak melarang penggunaan produk yang mengandung ganja untuk tujuan pengobatan,” katanya dikutip dari Suara.com, Senin (15/11/2021).

Penjelasan Menkes itu datang usai anggota parlemen Muar Syed Saddiq Syed Abdul Rahman bertanya soal sikap Malaysia, tentang penggunaan ganja medis sebagai alternatif pengobatan pasien, seperti yang telah diterapkan di banyak negara dan diakui oleh komunitas medis internasional.

Baca Juga: Hadiri Pemusnahan Ganja, Wali Kota Hendri Septa Apresiasi Polresta Padang

Menurut Khairy, setiap produk yang mengandung ganja harus didaftarkan ke Drug Control Authority (DCA) seperti yang ditentukan oleh Control of Drugs and Cosmetics Regulation 1984.

“Importir juga harus memiliki lisensi dan izin impor di bawah Peraturan Pengawasan Obat dan Kosmetika, Undang-Undang Racun, serta Undang-Undang Narkoba Berbahaya,” lanjut dia.

“Penjualan atau pengadaan eceran untuk perawatan medis untuk pasien tertentu harus dilakukan oleh seorang praktisi medis yang terdaftar di bawah Medical Act 1971 atau apoteker terdaftar dengan lisensi Tipe A untuk individu tertentu berdasarkan resep yang dikeluarkan oleh praktisi medis terdaftar,” tambahnya.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Suara.com

Tags

Terkini

X