China Dituduh Dirikan Infrastruktur Militer Secara Senyap

- Minggu, 21 November 2021 | 23:12 WIB
Ilustrasi senjata canggih terbaru militer China, rudal balistik. (Foto: Dok Net/ Istimewa).
Ilustrasi senjata canggih terbaru militer China, rudal balistik. (Foto: Dok Net/ Istimewa).

HARIANHALUAN.COM - China dituduh membangun atau mendirikan sarana fasilitas infrastruktur militer secara senyap di wilayah pelabuhan dekat Ibu Kota Uni Emirat Arab (UEA), Abu Dhabi.

Tudingan itu muncul dalam laporan Wall Street Journal (WSJ) yang mengutip sumber yang dekat dengan badan-badan intelijen Amerika Serikat.

Menurut sumber yang mengetahui situasi tersebut, hampir setahun yang lalu, rekaman satelit dari pelabuhan Khalifa mengungkap pekerjaan konstruksi aneh di dalam terminal peti kemas yang dibangun dan dijalankan oleh raksasa pengiriman China, COSCO.

Meskipun informasi awal tidak meyakinkan, rekaman satelit rahasia yang diambil pada musim semi dilaporkan mendorong pihak berwenang AS untuk percaya bahwa China sedang membangun pangkalan militer di dekat pelabuhan.

Pemerintahan Joe Biden dilaporkan sangat terganggu sehingga memulai kampanye diplomatik intensif untuk meyakinkan Emirat bahwa lokasi tersebut berfungsi militer dan pekerjaan itu harus dihentikan.

Sumber mengeklaim bahwa pemerintah Emirat, yang menampung pasukan militer AS, tampaknya tidak diberitahu tentang dugaan niat China.

"UEA tidak pernah memiliki kesepakatan, rencana, pembicaraan, atau niat untuk menjadi tuan rumah pangkalan militer China atau pos terdepan dalam bentuk apa pun," kata juru bicara Kedutaan UEA di Washington seperti dikutip WSJ pada Minggu (21/11/2021).

Menurut laporan itu, penggalian lubang besar untuk memenuhi gedung pencakar langit bertingkat dan pemasangan girder musim semi ini yang ditemukan oleh badan intelijen AS merupakan beberapa petunjuk.

Untuk menghindari pengamatan publik, lokasi pembangunan dilaporkan ditutup pada satu titik. (*)

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Sumber: sindonews.com

Tags

Terkini

Omicron Melonjak, Negara Kaya Butuh Tenaga Kesehatan

Senin, 24 Januari 2022 | 12:45 WIB

Sapu 3 Pulau, Tsunami Tonga Ternyata Capai 15 Meter

Senin, 24 Januari 2022 | 09:45 WIB

Ada Apa? Joe Biden Mendadak Puji Indonesia

Minggu, 23 Januari 2022 | 17:30 WIB

Raja Arab Salman Wafat? Begini Penjelasan KJRI Jeddah

Minggu, 23 Januari 2022 | 11:33 WIB

Microsoft Beli Pembuat Call of Duty Rp987 Triliun

Rabu, 19 Januari 2022 | 21:25 WIB
X