Belanda Mencekam! Protes Lockdown Berujung Rusuh, 64 Ditangkap

- Senin, 22 November 2021 | 07:01 WIB
Demo rusuh anti lockdown di Belanda. (Foto: AP/Peter Dejong)
Demo rusuh anti lockdown di Belanda. (Foto: AP/Peter Dejong)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Aksi protes di Belanda Situasi berujung bentrok dengan polisi. Belanda Minggu (21/11/2021) malam benar-benar mencekam.

Aksi protes dimulai sejak Jumat di mana ribuan warga berkumpul di banyak kota negara itu untuk memprotes penguncian (lockdown) parsial akibat Covid-19 yang naik. Puncaknya, kemarin gerombolan pemuda yang marah membakar dan melemparkan batu ke aparat.

Dilaporkan sejumlah media, kerusuhan terjadi di Leeuwarden dan Groningen di utara. Kerusuhan juga pecah di Enschede dan Tilburg di selatan.

"Di Enschede, rekaman video menunjukkan polisi menggunakan tongkat untuk mencoba membubarkan kerumunan. Di Leeuwarden, mobil polisi dilempari batu dan kelompok berpakaian hitam meneriakkan dan menyalakan suar," tulis AFP, Senin (22/11/2021).

Dilansir dari CNBC Indonesia, Senin (22/11/2021), setidaknya 64 orang ditangkap di tiga provinsi. Sejumlah pengunjuk rasa dan polisi dikabarkan mengalami luka.

Belanda sendiri menerapkan penguncian parsial pada 17,5 juta populasinya akhir pekan lalu selama tiga minggu. Pemerintah juga berencana akan memberlakukan kartu nasional corona untuk gerak mereka yang sudah divaksin dan pulih dari Covid-19, namun mengabaikan mereka yang tesnya negatif.

Mengutip Worldometers, Belanda mencatat 21.794 kasus baru kemarin dan 55 kematian. Total kasus Covid-19 sejak pandemi terjadi di 2020 sekitar 2,4 juta dengan 18 ribu lebih kematian.(*)

Editor: Rahma Nurjana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

China Ciptakan Bulan Buatan, untuk Apa?

Senin, 17 Januari 2022 | 08:30 WIB

Wanita Suku Miao Punya Tradisi Unik Hias Rambut

Selasa, 11 Januari 2022 | 23:28 WIB
X