WHO Ingatkan Lonjakan Kasus Covid-19 di Eropa

Heldi Satria
- Senin, 22 November 2021 | 17:05 WIB

 

HARIANHALUAN.COM - Penyebaran gelombang infeksi Covid-19 baru di Eropa semakin mengkhawatirkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Direktur regional WHO untuk Eropa Dr Hans Kluge memperingatkan akan ada 500.000 lebih banyak kematian tercatat pada Maret 2022 jika blok tersebut tidak mengambil tindakan segera. Peringatan itu muncul saat beberapa negara di Eropa melaporkan tingkat infeksi tertinggi dan memberlakukan penguncian sebagian dan penuh.

"Covid-19 sekali lagi menjadi penyebab kematian nomor satu di wilayah kami," katanya dikutip dari CNBC, Senin (22/11/2021).

Kluge mengatakan beberapa faktor, seperti musim dingin, cakupan vaksin yang tidak mencukupi dan dominasi regional dari varian Delta yang lebih menular, membuat lonjakan penyebaran kasus infeksi di Eropa.

Baca Juga: Tegas! Mahfud Md Sebut Penangkapan 3 Terduga Teroris Tak Berhubungan dengan MUI

Meski begitu, Kluge mengatakan tahu apa yang perlu dilakukan untuk memerangi virus. Dia mengatakan peningkatan pemakaian masker dapat segera membantu menekan kasus infeksi.

Selain itu, peningkatan penyerapan vaksin dan penerapan langkah-langkah kesehatan masyarakat dasar dan perawatan medis baru juga dapat membantu memerangi peningkatan infeksi tersebut.

"Sebelum itu, ada cara lain seperti Covid pass," katanya, menambahkan bahwa ini "bukan pembatasan kebebasan, melainkan alat untuk menjaga kebebasan individu kita."

Dari Austria Hingga Jerman dan Inggris

Austria menjadi negara Eropa pertama yang mengumumkan bahwa vaksinasi Covid-19 akan menjadi persyaratan hukum per Jumat (19/11/2021). Aturan baru akan mulai berlaku pada Februari 2022 setelah rincian tindakan selesai dibahas.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

China Ciptakan Bulan Buatan, untuk Apa?

Senin, 17 Januari 2022 | 08:30 WIB

Wanita Suku Miao Punya Tradisi Unik Hias Rambut

Selasa, 11 Januari 2022 | 23:28 WIB
X