Bahan Baku dan Barang Modal Dominasi Impor Indonesia

- Selasa, 3 Februari 2015 | 19:08 WIB

Menurut Partogi, komposisi ekspor dan im­por saat ini sudah bisa dikatakan harmonis di­mana barang yang diim­por merupakan produk-produk yang benar-benar dibutuhkan, dikarenakan saat ini in­dus­tri dalam negeri masih belum bisa memproduksi.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan impor Indonesia pada Desember 2014 yang sebesar 14,43 miliar dolar Amerika Seri­kat mengalami kenaikan sebesar 2,80 persen jika dibandingkan dengan bu­lan sebelumnya yang ter­ca­tat sebesar 10.56 miliar dolar AS. Secara kumu­latif, impor 2014, men­capai 178,18 miliar dolar AS atau mengalami penurunan sebesar 4,53 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun 2013. Nilai tersebut ter­diri dari impor migas sebesar 43,46 miliar dolar AS yang turun 3,99 persen dan non-migas sebesar 134,72 miliar dolar AS yang juga turun 4,70 persen.

Nilai impor golongan barang konsumsi, bahan baku penolong, dan barang modal selama 2014 me­nga­lami penurunan jika dibandingkan dengan pe­rio­de yang sama di ta­hun sebelumnya, masing-ma­sing sebesar 3,59 persen, 4,05 persen dan 7,07 persen. (h/inl)

Editor: Administrator

Terkini

Indonesia-Pakistan Jajaki Kerja Sama Antar BUMN

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 03:00 WIB

Innalillahi, 46 Orang Tewas akibat Banjir di India

Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:35 WIB

Jamaah yang Sudah Divaksin Sinovac Dibolehkan Umrah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 05:10 WIB
X